Postingan

Renungan 30 Juni 2026

Gambar
  Syalom….. Renungan 30 Mei 2026.   Amsal 3: 5   Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.     Dalam perang dunia kedua, seorang Marinir AS terpisah dari unitnya   saat pertempuran semakin sengit, ia kehilangan kontak dengan rekannya.   Ia pun lari mencari perlindungan dan menemukan jalan menuju   gua kecil   dan masuk kedalamnya. Kemudian ia mendengar suara tentara musuh turun dan mencarinya untuk menggeledah gua-gua itu maka berakhirlah hidupnya.   Lalu ia berdoa. Ia berbaring tenang mendengarkan musuh.   Dan kemudian terjadilah hal yang aneh, yakni seekor laba-laba mulai membangun jaring di depan gua, dan suara para prajurit pun semakin mendekat. Namun untaian demi untaian jaring di sepanjang pintu masuk gua, dan berpikir, yang kubutuhkan adalah tembok bata. Tapi Tuhan mengirimkan jaring laba-laba menyelamatkannya.     Kisah ini adalah kisah yang...

Renungfan 29 Mei 2026

Gambar
  Syalom….. Renungan 29 Mei 2026.   1 Raja 8:61 Karena itu, hendaklah hatimu setia sepenuhnya kepada TUHAN, Allah kita, dengan hidup menurut segala ketetapan-Nya dan memelihara segala perintah-Nya seperti pada hari ini.   Setelah melakukan perjalanan yang panjang menaiki kendaraan apapun, tentu kita memiliki kerinduan untuk pulang ke rumah. Rumah bukan hanya sekadar tempat, tetapi juga kenyamanan bagi diri dan pikiran kita supaya kita dapat beristirahat dengan baik. Itulah mengapa, penting sekali setiap kita memiliki “rumah” supaya kita tidak menjadi orang-orang yang terombang-ambing tanpa memiliki “rumah”. Raja Salomo dan seluruh bangsa Israel     sudah berhasil membangun Bait Allah selama 7 tahun. Dalam doa Salomo, ia     tetap mengingat Tuhan dan   berharap   agar selalu menuntun bangsa Israel untuk mengikuti ketetapan-Nya. Agar tetap kembali “pulang” kepada rumah Tuhan.     Semua kita tentu menginginkan memiliki “...

Renungan 28 Mei 2026

Gambar
  Syalom….. Renungan 28 Mei 2026.   2 Korintus 8: 21 "Karena kami memikirkan yang baik, bukan hanya di hadapan Tuhan, tetapi juga di hadapan manusia."   Tak terbantahkan bahwa medan peperangan dalam diri setiap orang adalah pikirannya sendiri,   dan itu adalah awal dari setiap tindakan, serta itu jugalah menunjukkan gambar diri seseorang._Disinilah poncangan iblis akan datang dan mencoba menyerang pikiran   manusia agar jatuh dalam dosa.   Bahkan Iblis berani menyerang pikiran     Yesus ketika Dia berpuasa selama 40 hari 40 malam dengan harapan Tuhan mau menuruti segala kemauannya._Namun Iblis gagal     karena   Yesus selalu menangkal setiap serangan dari Firman Tuhan. Karena itu berhati-hatilah, bagaimana kita berpikir, sebab akan menentukan bagaimana kita melihat, menafsirkan dan menilai segala sesuatunya.       Untuk tidak sampai terjebak, kita harus selalu berpikir positif,   karena masalah yan...

27 Mei 2026

Gambar
    Syalom….. Renungan 27 Mei 2026.   Matius 26: 53 “Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku?”   Jika kita mengonsumsi makanan berlemak setiap hari dalam porsi besar, apa yang akan terjadi lima tahun mendatang?_Tentunya terjadi banyak timbunan lemak dan kolesterol. Setiap hari kita membuat keputusan penting, dan mungkin memilih kesenangan bagi diri sendiri, walau di masa depan ada akibat yang tidak menyenangkan. Sebaliknya, ada keputusan yang terasa tidak enak atau nyaman, tetapi hasilnya baik di masa mendatang._Setelah perjamuan terakhir dengan para murid,   Dia bisa membiarkan murid-murid melakukan perlawanan guna mencegah penangkapan, atau bisa memerintahkan pasukan malaikat untuk     melepaskan-Nya dari salib yang mengerikan. Akan tetapi, Dia memilih untuk taat kepada perintah Bapa-Nya, sebab, Dia tahu keputusan-Nya ini akan berdampak bag...

Renungan 26 Mei 2026

Gambar
  Syalom….. Renungan 26 Mei 2026.   I Timotius 6:10. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.       Masalah utama bagi hidup, bukanlah tentang uang, tetapi tentang cinta akan uang. Uang adalah alat yang bisa dipakai untuk hal baik, tetapi jika   terlalu mencintainya maka uang bisa menguasai kehidupan.   Demi mendapatkan uang,   orang tergoda untuk berbohong, menipu, iri hati,   sehingga hubungan dengan Tuhan dan sesama bisa menjadi rusak. Banyak orang berpikir bahwa uang dapat memberi kebahagiaan penuh, kenyataannya tidak selalu demikian. Bahkan, banyak orang hidup hanya terus mengejar kekayaan saja,   sehingga penuh dalam kekhawatiran, ketakutan, dan tekanan.     Harta dunia   bisa memberikan damai Sejahtera sejati jika hati selalu dekat Tuhan. Maka hiduplah dalam Tuhan dan bekerjalah de...

Renungan 25 Mei 2026

Gambar
  Syalom….. Renungan 25 Mei 2026.   Keluaran 19 : 19 “Bunyi sangkakala kian lama kian keras. Musa berbicara, lalu Allah menjawabnya dalam guruh.”     Fanny Crosby diundang menjadi pembicara bagi sekelompok orang-orang narapidana, sehingga dari penyair tunanetra itu menelurkan ribuan kidung rohani yang tidak hanya diterima lewat khotbah tapi juga lewat pujian.     Salah seorang narapidana bercerita pada Crosby, bahwa ia selalu diliputi rasa sesal mendalam atas kesalahan yang menyebabkannya dipenjara. Narapidana itu selalu mengingat bahwa ia tidak layak untuk dikunjungi oleh Tuhan,   namun   ia sangat membutuhkan kehadiran Tuhan, bahkan ia pun selalu berdoa, “Ya Juruselamat yang baik, janganlah lewatkan aku.”     Kata-kata     doa si narapidana itu terngiang   maka Crorby   membuat lagu KJ. 26 : “Mampirlah dengar doaku.” Artinya, Tuhan bukanlah Allah yang jauh   dan tidak terjangkau tetapi   Ia hadi...

Renungan 23 Mei 2026

Gambar
  Syalom….. Renungan 23 Mei 2026.   Mazmur 37:5 Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;     Kata serahkan (Ibr Galal) artinya menggelindingkan sebuah batu yang sangat berat dari pundak ke tempat lain. Perlindungan Tuhan baru bisa bekerja secara maksimal ketika kita berhenti merebut kemudi dari tangan-Nya.   Kuncinya ada pada bukti sejarah kasih-Nya. Di taman Getsemani, Kristus pun     menyerahkan kehendak-Nya kepada Bapa, menanggung beban dosa yang menimpaNya, supaya hari ini kamu dan saya tidak perlu memikul kutuk sendirian. Tuhan yang rela mati adalah Tuhan yang sedang menyusun rancangan jalan hidup kita. Ketika Ia bertindak, itu bukan berdasarkan kelayakan kita, melainkan karena kasih karunia-Nya.       Mungkin sampai saat ini masih ada persoalan, tantangan, masalah-masalah yang belum kunjung selesai juga, bahkan harapan-harapan dan kerinduan yang belum menjadi kenyataan, baik ...