Renungan 23 Mei 2026
Renungan 23 Mei 2026.
Mazmur
37:5
Serahkanlah
hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;
Kata serahkan (Ibr Galal) artinya
menggelindingkan sebuah batu yang sangat berat dari pundak ke tempat lain. Perlindungan
Tuhan baru bisa bekerja secara maksimal ketika kita berhenti merebut kemudi
dari tangan-Nya. Kuncinya ada pada bukti
sejarah kasih-Nya. Di taman Getsemani, Kristus pun menyerahkan kehendak-Nya kepada Bapa,
menanggung beban dosa yang menimpaNya, supaya hari ini kamu dan saya tidak
perlu memikul kutuk sendirian. Tuhan yang rela mati adalah Tuhan
yang sedang menyusun rancangan jalan hidup kita. Ketika Ia bertindak, itu bukan
berdasarkan kelayakan kita, melainkan karena kasih karunia-Nya.
Mungkin
sampai saat ini masih ada persoalan, tantangan, masalah-masalah yang belum
kunjung selesai juga, bahkan harapan-harapan dan kerinduan yang belum menjadi
kenyataan, baik secara pribadi maupun dalam pekerjaan pelayanan kita. Namun
itu bukan berarti kita harus putus asa dan menyerah, tetapi bila kita bersandar sepenuhnya pada Tuhan maka apapun yang dihadapi,
Tuhan selalu menyatakan pertolongan yang sempurna kepada kita. Harus
diingat bahwa selama masih hidup di dunia ini, persoalan, tantangan selalu ada,
tapi bersama Tuhan kita tetap kuat. Berserah bukan berarti menyerah melainkan percaya, sebab hanya Tuhan yang mampu
menyelesaikan segala perkara bagi perjalanan kehidupan kita.
Komentar
Posting Komentar