Syalom……….

Tgl 04 September 2025   

Roma 12:2

Janganlah menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaruan budimu, sehingga kamu dapat membedakan mana kehendak Allah: Apa yang baik, yang berkenan kepada-Nya dan sempurna.

 

 Allah memberikan akal budi supaya manusia dapat senantiasa belajar dalam hidupnya. Buah dari proses pembelajaran adalah pembaruan akal budi, yakni   perubahan sikap hidup, menjadi pribadi yang semakin baik. Sebab, pembaruan budi akan sia-sia apabila manusia tidak mau berubah karenanya. Paulus menunjukkan bahwa ketika seseorang mau berubah, maka ia  akan hidup atas kehendak Allah dan menjadi pribadi yang bertumbuh dan berbuah.

 

Hambatan terbesar bagi manusia untuk mengembangkan diri adalah dirinya sendiri. Manusia berhenti berkembang ketika ia merasa sudah tahu, bahkan merasa sudah cukup terhadap semua yang terjadi. Sikap demikian tidak akan pernah berkembang. Oleh karena itu, mari terus membuka diri untuk belajar dan memperbarui akal budi, sehingga kita dapat menjadi pribadi yang semakin baik.   


  

Tuhan Yesus memberkati.

( Pdt Maslon Ginting, S.Th).   



Komentar

Postingan populer dari blog ini