Renungan Selasa Tgl 09 Juni 2020


Mejuah-juah …….. Selamat pagi
Hari yang baru……Hari yang baik dan menyenangkan   

Roma 12:2
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, berubahlah oleh pembaharuan budimu sehingga kamu dapat membedakan mana kehendak Allah apa yang baik yang berkenan bagi Allah dan yang sempurna.  
 
         Air laut asin rasanya, tetapi ikan yang hidup di dalam laut tidak menjadi asin. Mengapa bisa demikian? Karena ikan mempunyai kemampuan mencegah mineral garam air laut meresap ke dalam tubuhnya (insulasi) dan dapat menyaring apa yang dibutuhkannya (filterisasi).   Kendatipun  kita diutus ke tengah-tengah dunia, tetapi tidak akan menjadi serupa dengan dunia. Serupa dengan dunia itu antara lain mementingkan diri sendiri, meterialistis, hedonis, suka berbuat dosa, tidak takut akan Tuhan, dsb. Janganlah kita terinfeksi oleh nilai-nilai dunia yang tidak menuruti kehendak Allah. Ada dua jenis sikap orang terhadap dunia yakni: imitasi (meniru dunia) dan isolasi (menjauhi dunia). Tuhan tidak menghendaki keduanya. Tuhan menghendaki agar kita dapat mencegah pengaruh buruk dari dunia meresap ke dalam diri kita (insulasi) dan dapat menyaring apa yang berguna (filterisasi). Dengan demikian, kendatipun kita tetap berada di dunia ini namun  kita tidak akian menjadi serupa dengan dunia.

         Hendaklah kita berubah oleh pembaharuan budi. Berubah (Yunani): adalah ”metamorphosis”, menyerahkan diri untuk terus-menerus diperbaharui sehingga menjadi manusia baru yang serupa Kristus. Orang percaya agar memiliki kehidupan yang  'berbeda' dengan dunia ini. Mengapa?  Karena kita bukan berasal dari dunia.  Kita hidup di dunia ini dalam tubuh jasmani, namun manusia rohani kita bukanlah dari dunia ini.  "Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia."  (1 Yoh 4:4).  sehingga dapat membedakan manakah kehendak Allah, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna
 
        Namun banyak di antara orang percaya yang memiliki cara hidup yang setali tiga uang yakni berpikir seperti dunia berpikir, berkata-kata seperti dunia berkata, dan perbuatan mereka seperti orang-orang dunia.  Banyak orang telah terjebak dan terperangkap oleh tipu muslihat Iblis sehingga enggan untuk   'melepaskan diri'  dari ikatan dunia ini. Dalam menghadapi masalah hidup ini kita pun seringkali membicarakan hal-hal yang negatif dengan membesar-besarkan ketidakmampuan, kemustahilan, kelemahan dan ketidakberdayan diri kita, maupun hidup orang lain.  Kita lupa bahwa Tuhan memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban  (2 Tim 1:7. 
Mengapa pikiran perlu diperbaharui? Karena keadaan yang membentuk pikiran kita telah jatuh ke dalam dosa,  dan membuat jalan jalan kita penuh dengan kebimbangan dan keresahan. Karena itu biarkanlah Firman Tuhan memperbaharui pikiran kita, hati kita, sehingga akan  berubah yaitu: menjadi serupa dengan hidup Yesus Kristus.  Ingat: Tak satu pun yang dapat memisahkan kita dengan kasih Yesus, tak satu pun, tak satu pun. 

Mari Berdoa: 
Salam sukacita dan salam sehat selalu. TYM.

Komentar

Postingan populer dari blog ini