Renungan Kamis tgl 30 Juli 2020

Mejuah-juah …….. Selamat pagi

Hari yang baru…….Hari yang penuh dengan kebaikan Tuhan. 

Ulangan 31:8

Sebab Tuhan, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati.”  

Pesan ini disampaikan oleh Musa kepada Yosua dan seluruh bangsa Israel ketika ia berumur 120 tahun sebelum memasuki tanah Kanaan.  Sesuai ketetapan Allah. Yosua yang harus memimpin bangsa Israel menduduki tanah Kanaan, tanah perjanjian kepada Abraham dan keturunannya. Musa berkali-kali mengingatkan agar bangsa Israel dan Yosua  tidak boleh takut dan gentar. Mengapa  tidak boleh takut dan justru malah harus bersikap kuat dan teguh hati? Karena kita memiliki Tuhan yang ada di sebelah kita, dan Ia akan memberikan kemenangan demi kemenangan ketika kita mengandalkan Tuhan dalam kehidupan kita. Tuhan sendiri yang akan berjalan di depan dan tidak akan meninggalkannya sehingga mereka tidak boleh takut atau patah hati. Sebagai umat perjanjian ketika dalam menghadapi ancaman, tantangan, ataupun hambatan Tuhan sudah berjanji akan menyertai senantiasa sampai  tiba di negeri  yang dijanjikan itu.  

Tidak dapat dipungkiri  bahwa Musa adalah salah satu nabi terpenting dalam sejarah bangsa Israel. Musa adalah orang yang memimpin bangsa Israel keluar dari perbudakan di Mesir untuk menuju ke tanah perjanjian, yaitu tanah Kanaan.  Musa juga tidak menjadi patah hati dan meninggalkan tanggung jawabnya untuk memimpin bangsa Israel walaupun tidak sampai ke sana. Dalam usianya 120 tahun, Musa pun menyampaikan  perkataan terakhirnya kepada seluruh orang Israel, katanya: mereka dapat keluar dari Mesir bukan karena kekuatan manusia melainkan karena Tuhan sehingga dapat berjalan di padang gurun tanpa kekurangan suatu apapun dan memberikan manna dan juga banyak mujizat. Sebagai penggantinya memimpin umat Israel menyeberangi sungai Yordan sampai ke tanah Kanaan adalah Yosua. Dan oleh kuasa dan penyertaan Tuhan bangsa Israel mampu merebut tanah Kanaan dengan penuh kemenangan.

Ketakutan hanyalah sebuah tanda bahwa hidup kita masih jauh dari perkenanan Tuhan. Seharusnya ketakutan itu mendorong kita membawa hati dan pikiran lebih dekat kepada Tuhan, dan bukan menjauh  bahkan mengisinya dengan segala cara yang sia-sia. Tuhan punya 1001 cara yang melampaui cara dunia, untuk melepaskan kita dari kesengsaraan, kehinaan, dan kekejaman dunia. Karena itu janganlah takut berjalan, bahkan dalam ketidakpastian atau kegelapan seperti apapun. Kita tidak pernah sendiri, sebab ada sahabat sejati yang dapat dipercaya sepenuhnya, sahabat yang penuh kasih selalu menyertai kita dalam segala situasi. Kristus memang akan menjadi perantara kita kepada Allah. dan juga adil dalam penghakimanNya. Siapa yang mengikuti cahayaNyalah akan memperoleh kehidupan. Karena bukan orang yang memanggil bapa yang akan masuk ke dalam kerajaan Allah, namun mereka yang mau melakkan perintah Bapa itu sendiri. Peganglah tanganNya lebih erat dan taatilah perintahNya. Hanya Dialah yang mampu membawa kita keluar dari setiap tantangan hidup di dunia ini.    


 
Mari Berdoa: 
Salam sukacita selalu.TYM.




Komentar

Postingan populer dari blog ini