Renungan Rabu Tgl 08 Juli 2020


Mejuah-juah …….. Selamat pagi
Hari yang baru…….Hari yang penuh kasih Tuhan. 

Yesaya 43:4
Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau.

Sebagai orang percaya, bersyukurlah sebab kita sangat berharga di mata Tuhan, buktinya adalah Dia  menciptakan manusia segambar dengan diriNya, dan telah menebus kita dalam keberdosaan untuk mendapatkan kebenaran yang hakiki.   Keberhargaan kita begitu kokoh karena bersumber dari kasihNya yang tidak pernah berubah.  Apakah tujuan Tuhan menciptakan kita? Yang pasti adalah untuk memuliakan namaNya. Tuhan menciptakan bumi, benda-benda terang, tumbuhan dan hewan, adalah agar mereka menceritakan kemuliaan Tuhan setiap hari dan turun temurun.  Tuhan juga akan memberkati kita dengan berlimpah-limpah, bahkan dengan hal-hal yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Tuhan juga mengatakan bahwa tidak hanya hidup kita yang berharga bahkan kematian orang-orang benar yang dikasihi Tuhan juga berharga di mata-Nya (Mzm 116:15). Ini berarti bahwa segala kehidupan, bahkan kematianpun tetap berada dalam rancangan dan tujuan Tuhan. 

 Tujuan hidup adalah untuk memuliakan Tuhan, tetapi cara untuk mencapai tujuan itu, masing-masing  pasti berbeda-beda. Ada yang ditetapkan Tuhan melalui pekerjaannya di kantor, guru, berdagang, berusaha, bertani, dokter, pegawai, psikolog ada juga dengan menjadi hamba Tuhan, atau menjadi ibu rumah tangga  Apapun itu, jalanilah tujuan hidup yang Tuhan telah tetapkan bagi kita sehingga mampu menjadi orang-orang pembawa berkat.  Siapa pun kita, termasuk kelemahan, kekurangan, bahkan kegagalan, tidak akan membatalkan kasih-Nya pada kita. Yang terpenting bukan apa yang  dunia katakan tentang diri kita, melainkan apa yang Tuhan katakan tentang diri kita dan apa yang sudah Dia lakukan bagi kita.

Di mata Tuhan kita adalah orang-orang pilihan yang telah ditebus melalui pengorbanan Kristus di salib. Kita ini berharga dan mulia, bukan karena kita baik, bagus, indah, atau hebat, tetapi semata-mata karena Ia mengasihi, memelihara, menyertai dan melindungiNya sehingga kita menjadi orang istimewa di hadapan-Nya. .Meskipun di jaman ini, orang seringkali dianggap penting dan berharga oleh karena  jabatan, posisi, harta, rumah mewah, kendaraan yang dipakai, akan tetapi sistem penilaian Allah sangatlah berbeda.  Allah tidak melihat dengan cara manusia tetapi Allah mempunyai standar penilaian sendiri. Percayalah bahwa kita adalah harta kesayangan yang begitu mulia dan bernilai tinggi sehingga kita tetap dijaga, dipelihara, dan   disertai oleh  kasihNya yang kekal.  Oleh karena itu seharusnyalah kita hidup taat pada firmanNya dan mengasihi Dia dengan segenap hati, karena Allah telah lebih dahulu mengasihi kita sesuai dengan apa yang dijanjikanNya melalui firmanNya.  Siapakah aku ini Tuhan? Jadi biji mataMu, dengan apa kan kubalas Tuhan selain puji dan sembah Kau. 

Mari Berdoa: 
Salam damai dan penuh sukacita. TYM.


Komentar

Postingan populer dari blog ini