Renungan Rabu Tgl 15 Juli 2020
Mejuah-juah …….. Selamat pagi
Hari yang baru…….Hari yang penuh kasih Tuhan
Filipi 4:7.
Damai
sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu
dalam Kristus Yesus
Yesus mengundang semua
orang berdosa untuk datang kepadaNya akan mendapatkan damai (Mat 11:28-29), dan
damai yang Ia berikan tidak sama dengan damai yang diberikan oleh dunia (Yoh
14:27), sebab damai itu sejati, dan bersifat kekal. Tetapi, adalah suatu fakta
bahwa damai yang ada pada diri kita sebagai orang-orang kristenpun sering
mengalami pasang surut, bahkan kadang-kadang hilang sama sekali, dan digantikan
dengan rasa sedih, takut, kuatir, gelisah, putus asa, depresi dsb! Mengapa
demikian? Karena damai terjadi di dalam diri kita kalau ada persekutuan antara
kita dengan Allah. Bukan itu saja bahkan damai sejahtera Allah membuat kita
dapat merasa tenang dan nyaman berada di tengah badai kehidupan hingga semuanya
berlalu. Damai sejahtera Allah akan memelihara (Phoureõ) berarti
"menjaga atau membentengi, yang melukiskan bahwa Allah sebagai seorang pengawal yang bertugas
menjaga di gerbang kehidupan (pikiran, kehendak dan perasaan) seseorang. Damai
sejahtera yang sesungguhnya hanya berasal dari Allah (Rom 15:33), jika ingin
mendapatkannya, hiduplah bergaul dengan Allah, dan hiduplah berkenan kepada-Nya
(Luk 2:14).
Pernyataan bahwa damai
sejahtera Allah itu melampaui segala akal menyingkapkan bahwa hal itu tidak
dapat kita jelaskan, tetapi dapat dirasakan karena Dia memelihara hati dan pikiran kita. Hanya Dialah yang menyediakan penghiburan yang
memberikan ketenangan jiwa, yang memenuhi pikiran kita dengan pengharapan, dan
yang memampukan kita berserah bahkan di tengah segala perubahan dan tantangan.
Semua orang mengakui bahwa situasi dunia saat ini semakin hari semakin membuat
bulu kuduk merinding karena kejahatan merajalela di mana-mana: kekacauan, kerusuhan, pembunuhan, pemerkosaan,
perampokan, wabah penyakit dan berbagai bencana alam terjadi. Keadaan ini terjadi karena pekerjaan si Iblis
beserta bala tentaranya yang berusaha untuk menghancurkan umat Tuhan, itu
artinya bahwa waktu penghukuman bagi Iblis sudah ada di depan mata.
Di tengah situasi yang
gawat seperti sekarang ini tak bisa dipungkiri jika orang-orang di luar Kristus
mengalami ketakutan dan kekuatiran hidup.
Namun firman Tuhan menasihatkan agar orang percaya tidak terprovokasi oleh
situasi yang ada, dan jangan sampai situasi yang ada ini merampas damai
sejahtera kita. Justru ini saatnya bagi
kita untuk 'bangun dari tidur', makin
giat bekerja dan melayani Tuhan Ketakutan dan kekuatiran bukan milik orang
yang percaya tapi milik Iblis. Kita harus melawan ketakutan dan kekuatiran
itu karena damai sejahtera yang melampaui segala hal telah Tuhan berikan
melalui Roh Kudus-Nya yang tinggal di dalam kita. Sebab
yang dulu tak kumengerti, sekarang Kau buat aku mengerti, Kau singkapkan mataku
dengan kasihMu. Trima kasih Yesus, ku bri syukur hanya bagiMu ya Allahku ya
Tuhanku.
Mari Berdoa:
Salam sukacita dalam Tuhan. TYM.
Syaloom bpk Pendeta Maslon Ginting, Yesus bless you
BalasHapusSyalom Pdt .. Tuhan selalu Melindungi dan Berkati Pelayanenndu .. Amiin
BalasHapus