Renungan Rabu tgl 22 Juli 2020


Mejuah-juah …….. Selamat pagi
Hari yang baru…….Hari yang penuh kasih Tuhan  

1 Korintus 10:13  
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
Paulus memberikan pemahaman baru ketika jemaat masuk dalam pencobaan yang mereka buat sendiri  kemudian menyalahkan Allah atas apa yang terjadi di dalam hidupnya. Pencobaan  Junani peirasmos berarti mengalami artinya Allah tidak akan pernah membiarkan atau meninggalkan kita dikala menghadapi pencobaan-pencobaan yang dialami. Oleh sebab itu  Paulus menegaskan supaya mereka jangan bermain-main dengan dosa, penyembahan berhala, dan kejahatan, karena di balik semua itu pasti ada hukuman sebagai akibat dari perbuatan mereka. Tetapi apabila mereka jatuh di dalam pencobaan akibat perbuatan mereka maupun bukan, Allah adalah setia akan memberikan kekuatan dan jalan keluar untuk dapat menanggungnya agar mereka menyadari dan kembali kepada kehidupan yang berkenan kepada-Nya. 

Tuhan Yesus Kristus ketika dia harus mengalami pencobaan dari Iblis, Dia mampu untuk bertahan karena Dia tidak mengandalkan diri-Nya sendiri dan kekuatan-Nya, tetapi senantiasa berpaut kepada Allah. Rasul Paulus mengingatkan jemaat Korintus bahwa mereka telah mendapatkan makanan yang rohani, dan minuman yang rohani yaitu di dalam Kristus. Jangan jatuh dalam pencobaan dan membiarkan hal-hal rohani ditelan oleh hal-hal yang bersifat duniawi. Keinginan-keinginan daging berasal dari kehidupan yang tidak pernah puas terhadap hal-hal yang duniawi. Ketika hal itu  dibiarkan terus menerus,  akan membawanya kepada kesenangan hawa nafsu untuk memuaskan diri kita dalam dosa. Oleh karenanya Paulus menegaskan jangan takabur, melainkan berdirilah teguh, berhati-hatilah supaya jangan jatuh ke dalam kejahatan.

Pencobaan yang dialami hanyalah pencobaan biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia, dan Allah setia dan tidak akan membiarkan umat-Nya dicobai melebihi kekuatan mereka. Mengapa kita seringkali gagal dan terus-menerus jatuh di dalam pencobaan? Hal itu mungkin karena kita sering sekali menyangka bahwa kita kuat untuk mengalahkannya, dan bermegah dalam hal-hal yang lahiriah dan duniawi.  Kembalilah kepada Allah sumber kekuatan kita, sebab Dia adalah Allah yang setia yang akan memberikan kekuatan dan jalan keluar bagi umat-Nya sehingga mampu bertahan dan menang atas segala pencobaan yang menyerang. Ambil waktu bersama Tuhan dalam doa dan dalam renungan firman Tuhan. Sebab semakin banyak kita merenungkan firman Tuhan dan melakukannya, semakin kuat kita berdiri menghadapi tantangan yang ada. Percayalah bahwa masalah boleh terjadi, tetapi jalan keluar juga sudah tersedia di dalam Tuhan.


Mari berdoa: 
Salam sukacita di dalam Tuhan. TYM

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini