Renungan 14 Maret 2026
Tgl 14 Maret 2026.
Masmur
91:1:
“Orang
yang duduk dalam lindungan Yang Maha Tinggi akan bermalam dalam naungan Yang
Maha Kuasa”
Berlindung berarti
berdiam dalam relasi dengan iman.
Berdiam dalam ruang aman tidak ditentukan oleh situasi luar, melainkan
oleh kedalaman hubungan dengan Allah. Pemahaman ini muncul dari konteks krisis,
mungkin ketika umat merasa dikepung oleh bahaya, baik secara fisik maupun
spiritual. Ketenangan hati dari orang yang berharap pada Tuhan adalah seperti
seorang bayi yang sedang berbaring dipangkuan ibunya. Seperti itulah gambaran
ketenangan karena perasaan aman, tenang dan nyaman berada dekat Tuhan. Dunia
boleh gonjang ganjing dengan semua permasalahan, tetapi orang yang percaya tetap merasakan ketenangan dalam Tuhan.
Pada
saat diperhadapkan serangkaian pergumulan, kita mungkin merasa takut. Sadarilah
bahwa rasa takut adalah emosi mendasar yang muncul ketika manusia menyadari
keterbatasannya. Namun iman mengubah orientasi rasa takut bukan dengan melawan,
melainkan berserah. Pemazmur menggambarkan Allah sebagai tempat berlindung,
kubu pertahanan, dan sayap pelindung, ia sebenarnya sedang menata ulang
kesadaran kita. Iman menghadirkan “ruang aman batin” (inner
sanctuary) tempat jiwa manusia dapat bernafas, meski di luar, badai belum reda.
Dalam ruang itu, rasa takut tidak lenyap, tetapi dijinakkan oleh kasih yang
lebih besar. Berharaplah padaNya sebab
Ia adalah sumber ketenangan hidup kita.
Komentar
Posting Komentar