Renungan 26 Maret 2026
Tgl 26 Maret 2026
Nahum
1:3.
Tuhan itu panjang sabar dan besar kuasa,
tetapi Ia tidak sekali-kali membebaskan dari hukuman orang yang bersalah. Ia
berjalan dalam puting beliung dan badai, dan awan adalah debu kaki-Nya.
Kita dapat melihat
kesabaran Tuhan tentang keadaan kota Niniwe. Kota yang diceritakan Nabi Nahum
ini, jahatnya luar biasa. Mereka kejam dan sombong. Tapi Tuhan tidak langsung
menghancurkan mereka, karena Tuhan itu maha kasih dan memberikan kesempatan
agar orang bertobat. Sabar bukan berarti bebas dari hukuman, dan sekali-kali tidak
membebaskan orang bersalah. Tuhan kita Maha Adil. Dia tidak akan membiarkan
kejahatan menang selamanya. Jadi, kalau
hari ini kita melihat kejahatan masih terjadi, itu bukan karena Tuhan tidur,
tetapi karena Tuhan masih memberikan waktu supaya orang-orang cepat sadar, agar cepat berubah.
Saudara-saudari
yang terkasih, Tuhan itu Maha Kasih, maka marilah kita menghargai kesabaran-Nya
dengan hidup benar. Tapi Tuhan kita juga Maha Adil, maka jangan takut kalau
hari ini kita merasa tidak diperlakukan adil. Serahkan semuanya kepada Tuhan.
Ingatlah, badai apapun yang yang sedang dihadapi hari ini, tetaplah hidup dalam
kehendak Allah, sebab semua itu hanyalah debu kecil di bawah kaki Tuhan. Maka
mari mendekatkan diri kepada Allah sang maha pengasih yang selalu menantikan
kita kembali kepada jalan -jalan yang benar dan selalu tunduk pada ketetapan-Nya.
Komentar
Posting Komentar