Renungan 02 April 2026

 Renungan, 02 April 2026

Matius 26:36

Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa.

 

Getsemani adalah ruang Maha Suci-Nya Tuhan kita di atas bumi ini. Ini adalah misteri seperti yang terjadi pada Musa saat melihat semak duri yang terbakar tetapi tidak habis dimakan api. Getsemani bukan tempat pertaruhan intelek, tapi tempat ruang Maha Kudus kehidupan Tuhan di bumi ini. Dari sanalah salip dipersiapkan untuk jalan yang harus dilalui oleh Yesus sendiri.  Salib adalah lambang penaklukkan, kebodohan, kekalahan total, dan tontonan yang sangat mempermalukan yang  tersalip. Tetapi Yesus harus melalui semua itu karena dosa manusia.   Maka setelah tiga kali memohon kepada Allah, maka Dia siap menjalankan kehendak Allah,

 

Jika saat ini Anda sedang bersedih, akuilah dengan jujur. Bila semua kesedihan dipendam, hanya tinggal menunggu waktu, saat itu bisa meledak.   Tak hanya menghancurkan diri sendiri, tetapi juga menghancurkan sesama kita. Penyangkalan terhadap kesedihan hanya akan merugikan fisik dan mental. Sebagaimana Yesus dalam doa-Nya memaparkan kesedihan-Nya begitu rupa,  hingga peluhnya seperti tetesan darah. Akuilah secara jujur bagaimana kegalauan hati  yang begitu bersedih,  Yakinlah bahwa Tuhan  membaharui hati kita dan mencurahkan berkat dan anugerah-Nya atas kita. Melangkahlah dengan iman, maka seberat apapun masalah kita Tuhan selalu punya cara luar biasa. 

Tuhan Yesus Memberkati 


Komentar

Postingan populer dari blog ini