Renungan 03 April 2026
Renungan,
03 April 2026
Yohanes
19:17
Sambil
memikul salib-Nya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak,
dalam bahasa Ibrani: Golgota.
Yesus sekarang harus memikul salib-Nya dan
membawanya ke tempat eksekusi, yang dikenal
Golgota, atau bukit Tengkorak. Para tahanan diarak melalui jalan-jalan dengan
tujuan yang sama, yaitu untuk mempertontonkan kekuasaan dan kekuatan Roma. Pada
titik ini, Yesus pasti sangat kelelahan, berlumuran darah, dan hampir kehabisan tenaga.
Ia membawa salib yang tingginya sekitar delapan
hingga sembilan kaki. Ia harus membawanya sekitar 3/4 mil atau kira-kira 30 menit untuk mencapai tempat penyaliban di
lereng bukit. Rasa sakit dan berat salib pasti membuat perjalanan itu sangat sulit.
Namun Yesus tidak pernah mengeluh, tetapi tetap tunduk pada jalan Allah.
Seperti Yesus,
kita juga harus tetap fokus pada perjalanan dan iman. Musim akan datang dan
musim akan pergi, tetapi satu hal yang tetap konstan adalah iman kepada Kristus
dan kasih Tuhan kepada kita. Apa pun yang mungkin terjadi dalam hidup, apa pun
rintangan atau tantangan yang mungkin dihadapi,
kita harus tetap fokus pada pengharapan di dalam Kristus. Itulah yang yang
dapat menopang disaat-saat yang sulit dan tetap mendorong kita untuk terus
melangkah tanpa henti. Biarkan pengalaman hidup setiap hari, dapat menginspirasi
pandangan kita pada hal yang
baik, sehingga iman kita tetap kuat dan
semakin mampu menjadi berkat bagi semua orang.
Komentar
Posting Komentar