Renungan 06 April 2026
Tgl 06 April 2026
Amsal
24:
Sebab
tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan
roboh dalam bencana.
Orang baik dan benar sekali pun tidak pernah kebal terhadap
kegagalan. Ia bisa jatuh, bahkan berulang kali. Ia
pasti bangkit kembali, sebab orang benar
tidak pernah menjadikan kegagalan dirinya ataupun orang lain sebagai sumber
kepuasan. Ia sadar bahwa hidup manusia sangatlah rapuh. Kesadaran ini
melahirkan kerendahan hati dan belas kasih, bukan ejekan atau sorakan. Setiap
orang dapat tersandung, namun selalu ada kesempatan untuk bangkit dan
melanjutkan langkah dengan pengharapan yang baru. Pada saat yang sama, kita
diajak menjaga hati dan berempati ketika melihat orang lain saat terjatuh.
Kegagalan bukan
akhir segalanya, tetapi permulaan dari hal baru yang
lebih baik daripada yang kita jalani sebelumnya. Karena itu meratapi dan menyesali kesalahan akan menyebabkan masalah yang baru tanpa mampu
keluar dari kegagalan itu sendiri. Untuk bertahan, kita harus memiliki daya
tahan dan daya juang yang mumpuni. Sebab lewat kegagalan, kita dilengkapi
dengan pengalaman agar siap menghadapi situasi sulit
di kemudian hari. Kita boleh saja gagal, Terimalah kenyataan itu. Namun, jangan lupa:
Tuhan tidak pernah gagal. Seburuk apa pun kegagalan itu tidak akan mengurangi
nilai kita di mata Tuhan. Ketika kita berusaha bangkit lagi, Tuhan pasti akan
menolong. Kemenangan paskah menjadikan kita sebagai pemenang.
Komentar
Posting Komentar