Renungan 18 April 2020



Syalom ….mejuah-juah….. selamat pagi.  

Hari yang baru…. hari yang penuh damai dan sukacita.     

Yoel 2:32 

Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan Tuhan, dan setiap orang yang dipanggil

 Allah sangat mengharapkan pertobatan dengan “segenap hati” agar lepas dari keinginan untuk berdosa.  Sejauh Israel menangkap bahwa Allah melibatkan mereka dalam rencana-Nya, dengan sudah memberi keselamatan seharusnya mereka berduka atas dosanya dan yakin akan penerimaan Allah kembali ketika mereka berbalik kepada-Nya Mungkin orang menganggap bahwa bertobat itu seperti perjalanan yang panjangnya beberapa kilometer: jika mulai capek, dorongan “semangat, semangat, akan cukup. Yoel dan PL melihat soal pertobatan jauh lebih berat, lebih seperti orang berenang, di mana kita perlu memandang Allah terus, supaya segenap kekuatan kita dari Dia.

Fanny Crosby walaupun buta sejak kecil, namun ahli dalam bidang musik dan sering diundang menjadi pembicara bagi narapidana. Namun, penyair tunanetra yang menelurkan ribuan kidung rohani, banyak memakai waktu untuk berdiskusi bagaimana para tahanan itu menghidupi doa-doa mereka. Seorang narapidana selalu mengingat betapa sebenarnya ia tidak layak untuk dikunjungi Tuhan, namun ia tahu ia amat membutuhkan kehadiran Tuhan. Ia pun selalu berdoa: Ya Juruselamat yang baik, Janganlah lewatkan aku. Pengalaman itu juga mengingatkan dan merenungkan bahwa dirinya sama dengan orang buta yang berseru memanggil Yesus, namun Yesus tetap jalan terus. Dari pergumulan itu ia menciptakan sebuah doa lewat lagu yang dapat menguatkan iman.

 Walaupun perasaan kita mengatakan Allah terus berjalan melangkah meninggalkan kita, namun Ia tetap mendengarkan seruan kita. Buktikanlah kasih dan cinta kita melalui pertobatan dan penyerahan hidup kepada Tuhan maka Ia memberikan damai sejahtera. Walau Tuhan kadang terus melangkah tapi berserulah : Mampirlah dengar doaku, orang lain kau hampiri jangan jalan trus…. 


Mari Berdoa: 
Salam sukacita.

Komentar

  1. Terima kasih Pendeta. Tuhan memberkati pelayanan Pendeta🙏

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini