Renungan Kamis 23 April 2020


Syalom ….mejuah-juah….. selamat pagi.  
Hari yang baru…. hari yang membawa kemenangan. 

          I Petrus 2:9.
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib

Dalam PL  hanya seorang imam kepala atau imam besar yang bisa masuk ke ruang maha kudus, jika ia berbuat dosa maka ia akan mati. Oleh karena kasih karunia dan pengorbanan Yesus di kayu salib  tirai di Bait suci terbelah dua, maka setiap orang yang percaya kepada-Nya memiliki hak istimewa untuk masuk ke ruang maha Kudus. Kita semua yang percaya kepada-Nya adalah seorang imam, seorang yang punya hak untuk masuk dan datang kehadiran Allah. Untuk menjadi Imamat yang  rajani maka kita harus  memandang Firman Tuhan yang telah membentuk kita dengan maksud dan tujuan yang baik yaitu menjadi penyembah-penyembah yang benar dalam Roh dan kebenaran.

Tuhan ingin menjadikan kita semua menjadi berharga dimata-Nya. Ia telah memilih dan memanggil kita dengan sebutan imamat yang rajani untuk menjadi umat yang kudus sebagai milik kepunyaan-Nya, supaya kita memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar. Saksi-saksi seperti itulah yang disebut sebagai hidup yang berkemenangan. Mungkin saja kita lemah, tetapi ketika bangkit dengan iman  maka kita akan menjadi orang yang kuat dan tangguh. Hidup bertobat adalah hidup yang berubah menjadi baik dan benar, sedangkan hidup dalam pengampunan adalah kalau ia telah mau dan mampu mengampuni orang lain. Mari saudaraku,  dasarnya kita bersaksi adalah lahir dari iman bukan karena keterpaksaan atau oleh karena suatu keharusan.  

Dalam menyikapi situasi Covid 19, tetaplah menjaga kualitas iman dan hidup sebagai milik Allah, sebab kita telah ditebus dengan harga yang mahal oleh segenap kasih dan pengorbanan Yesus. Karena itu janganlah hidup kita sia-sia, namun mampu menjadi persembahan yang hidup dan tetap berseru jadilah padaku seperti yang Kau ingini. Yang pasti rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera. 

 
Mari kita berdoa
Syaloom, dan salam sehat. TYM. 


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini