Renungan Kamis 30 April 2020

Mejuah-juah …….. Selamat pagi
Hari yang baru…….Hari yang penuh damai dan sukacita.  

Kejadian 13:18.
Sesudah itu Abram memindahkan kemahnya dan menetap di dekat pohon-pohon tarbantin di Mamre, dekat Hebron, lalu didirikannyalah mezbah di situ bagi Tuhan.

Abram menetap di Mamre dan mendirikan mezbah, kali ini bukan karena pemeliharaan Allah saja yang sudah terjadi, tetapi karena iman dan pengharapannya kepada janji Allah yang sejati. Abram mendapat perintah dari Allah untuk pergi dari negeri yang selama ini ia diami namun penuh dengan penyembahan kepada berhala-berhala dan Baal,  maka Allah menyuruhnya keluar dari negeri itu ke negeri yang lebih makmur yaitu tanah Kanaan. Abram percaya sekali terhadap janji Allah dan ia selalu merespon dengan penuh ketaatan karena ada kuasa Allah yang memeliharanya maka kemanapun ia pergi serta dimanapun ia tinggal pasti diberkati oleh Tuhan.  

Dia pergi agak jauh dari tempat tinggal orang Kanaan, dan tinggal di dekat pohon terbantin di Mamre. (di sekitar pohon-pohon itulah dijadikan orang Kanaan sebagai tempat penyembahan kepada berhala). Dan. disanalah Abraham tinggal lalu mendirikan mesbah yang tujuannya adalah untuk memperkenalkan Allah yang sesungguhnya kepada orang-orang Kanaan.   

Kita dipanggil, diselamatkan dan diberkati oleh Allah supaya kita juga bisa menjadi berkat bagi sesama sesuai dengan kemampuan yang Allah berikan di dalam hidup kita.  Seperti Ayub, justru  penderitaan yang dialaminya membawanya kepada pengenalan yang benar akan Allah, karena dapat memurnikan hatinya. Berkat tak selalu berupa uang, atau banyaknya investasi, tetapi  kita tetap kuat dalam keadaan yang melemahkan, mampu bersyukur ketika tidak mempunyai apa-apa, mampu tersenyum saat diremehkan, dan tetap taat kepada Tuhan walaupun terpuruk. Saat ini dalam segala keterbatasan dan serba kekurangan kita dituntut Allah supaya hidup jadi berkat bagi Dia, apakah kita bersukacita?  Katakanlah: Ku bersyukur padamu, kasihmu lebih dari hidup,  Engkau mengasihiku dan jadikan hidup ini lebih indah dan lebih berharga. 

 
Mari Berdoa: 
Salam sehat dan tetap jadi Berkat. TYM.



Komentar

Postingan populer dari blog ini