Renungan Rabu Tgl 29 April 2020
Mejuah-juah
…….. Selamat pagi
Hari
yang baru…….Hari yang memberi damai dan berkat.
Kejadian
13:14-15
Setelah
Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah Tuhan kepada Abram: "Pandanglah
sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat,
utara dan selatan, sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan
kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya.
Abram tidak menuntut
haknya sebagai orang yang lebih tua, namun Ia mempercayakan masa depannya kepada
Allah. Maka berkatalah Ia kepada Lot: ‘Janganlah kiranya ada perkelahian
antara aku dan engkau. Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke
kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri. Ada dua hal
yang disampaikan: pertama, apakah
berpisah bijaksana, mengingat bahwa “waktu itu orang Kanaan dan orang Feris
diam di negeri itu”? Kedua, mengapa
Abram menawarkan kepada Lot tanah yang dijanjikan Allah kepdanya? Agar Abram tetap tinggal di tanah Kanaan,
dan itulah janji Allah kepadanya.
Ketika kita dipercaya
untuk memilih, seharusnya yang paling utama pertimbangan kita bukan masalah
keuntungan, tetapi menggantungkan pengharapan dan masa depan kepada Allah. Tujuan
Allah yang utama adalah janji dan berkat hanya untuk Abraham, bukan dengan keluarganya.(Psl
12:1). Dengan demikian Abram akan melihat cara dan tujuan Allah atas hidupnya
sekaligus juga mampu menunjukkan ketaatan dan kesetiaan imannya dalam setiap
rancana Tuhan kepadanya.
Saat ini kita dipisahkan/
diisolasi, di dalam keluarga masing-masing. Selama ini manusia super sibuk ,
oleh pekerjaan, banyaknya rapat-rapat, sehingga waktu untuk Tuhan, sudah
terabaikan, sampai di rumahpun tetap saja ada yang dikerjakan, dan keluargapun
merasa dinomorduakan. Setiap Jumat-Sabtu pesta-pesta, hari minggu, ada arisan,
belum lagi yang meninggal, ulang tahun dsb. (termasuk anak-anak). Sekarang,
kalau ada pesta haruskah dihadiri 700-1000 orang atau bagi yang meninggal,
haruskah dihadiri sangkep nggeluh baru dikatakan sah? Tidaklah selamanya. Marilah kita
saling menguatkan sebab sekarang Tuhan mengajar dan membentuk kita seperti
bejana yang lebih indah, agar hidup seturut dengan kehendakNya, maka dalam
setiap jalan, Dia lebih dipermuliakan.
Mari Berdoa
Salam kasih dan salam sehat. TYM
Komentar
Posting Komentar