Renungan Selasa Tgl 28 April 2020


Syalom ….mejuah-juah….. selamat pagi.  
Hari yang baru…. Hari-hari yang menyenangkan.   
  
Kejadian 12:3-4. 
Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat." Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan Tuhan kepadanya, dan Lot pun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.

Abram bukanlah orang yang punya kualitas iman” jamur tempe”  yang mudah berubah setiap saat. Ia memegang sangat kuat janji Tuhan sehingga dia punya rasa optimis yang tinggi, bahkan dalam surat ibrani bahwa ia dapat menyakini janji Tuhan jauh dari apa yang dipikirkan orang lain. kalau orang berfikir akan janji sekarang, Abram berpikir untuk janji yang lebih abadi dan mulia. ” kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.”(Ibr 11:10.)

Abram meresponnya dengan benar. Walaupun ia harus pergi meninggalkan segala hal yang ia miliki, harta, tanah, dan khusus masa lalunya hidupnya.  Walaupun ia tidak tahu kemana  pergi, namun dengan iman ia melangkah dan dengan iman pula ia mempercayai janji Tuhan.yaitu  menjadikan namanya masyur, menjadi bangsa yang besar, dan menjadikannya sebagai saluran berkat.   

Kita tentu menyakini janji Tuhan dalam hidup kita, tetapi sering kali kita ragu  dan tidak optimis akan janji Tuhan karena kita sedang dikuasi persoalan dan seolah-olah janji itu tidak mungkin kita raih. Maka yang harus kita lakukan adalah apapun kondisi kita hari ini, berani melangkah menjadi seorang pemain, (berbuat dan bertindak dalam perbuatan kasih), walau dalam bentuk kecil sekali pun, bukan duduk menjadi penonton yang banyak memberikan kritikan atau saran dan usul saja. Dan lebih parah adalah menjadi apatis, apapun yang terjadi tidak mau tau. Jadilah seorang pemain sebab hanya kepadanyalah berkat diarahkan, memang kita tak dapat jalan sendiri, Tuhan pasti menolong, biarlah sinarNya menerangi sebab ku tau tak dapat jalan sendiri. Selamat menjadi berkat.  

 
Mari berdoa: 
Salam damai dan jadilah berkat bagi Tuhan. TYM.
  

Komentar

Postingan populer dari blog ini