Renungan Kamis 14 Mei 2020
Syalom ….mejuah-juah….. selamat
pagi.
Hari yang baru…. hari yang membawa
berkat
Matius 5:6
Berbahagialah orangn yang lapar dan
haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
Tubuh jasmani
kita membutuhkan makanan dan minuman setiap hari termasuk juga vitamin dan
mineral yang bisa didapatkan dari makanan yang kita konsumsi. Jika kita tidak makan
atau minum untuk waktu tertentu, maka tubuh kita akan menjadi lemah dan akan
mudah terserang penyakit.Demikian pula dengan “roh” kita, juga membutuhkan
asupan berupa makanan rohani agar kita kuat secara rohani menghadapi segala
tantangan dan persoalan hidup. “Lapar dan haus” berbicara mengenai fundamental
needs: kebutuhan paling mendasar yang digambarkan seperti orang yang
sangat kelaparan dan sangat kehausan, mereka tidak membutuhkan sesuatu yang
lain selain makan dan minum. Jika tidak, mereka akan mati! Artinya, Yesus
bicara tentang sebuah kebutuhan yang tidak bisa diabaikan, tidak bisa
dikecilkan, apalagi dianggap sepele, yaitu kebutuhan mutlak akan kebenaran!
Kita berpikir bahwa hidup ini sudah cukup jika kita bisa
makan dan minum secara teratur, sehari dua atau tiga kali; ada simpanan uang
yang cukup di rekening dan kita mau lakukan apa pun tidak kesulitan maka itu
sudah cukup, itu sudah merupakan segalanya. Tapi kita lupa ketika Yesus, Tuhan
kita, dicobai di padang gurun itu, dan dalam keadaan lapar dan dahaga, kemudian
Iblis berkata: ubahlah batu itu menjadi roti, Anda ingat persis jawaban Tuhan
Yesus, bukan? “Manusia
bukan hidup dari roti saja, melainkan dari setiap firman (kebenaran) yang
diucapkan Allah.”(Mat 4:4.)
Ternyata, menyukai firman Tuhan dan merenungkannya siang dan
malam adalah kunci untuk meraih keberhasilan karena kita mampu memelihara
hidup iman seperti pohon, yang ditanam di tepi
aliran air, yang terus menghasilkan
buahnya pada musimnya dan yang tidak pernah layu
walau pada musim kemarau sebab akarnya sampai di air, itulah kehidupan iman ketika bertumbuh dan
berbuah dengan baik maka apa saja yang diperbuatnya tentunya berhasil. Mungkin selama ini masih ada diantara kita yang
masih kurang memberi makan rohani kita mungkin oleh kesibukan dan aktifitas
padahal memudahkan kita mudah jenuh, kecewa, lemah dan mudah jatuh dalam dosa. Renungan
ini mengingatkan kita agar tetap setia memelihara iman kita yaitu menerima Firman
Tuhan setiap hari, maka kekuatan Tuhan bekerja memampukan kita menghadapi semua keadaan dengan penuh sukacita.
Sebab FirmanMu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.
Mari Berdoa
Salam sukacita dan salam sehat. TYM
Komentar
Posting Komentar