Renungan Kamis Tgl 07 Mei 2020
Mejuah-juah
…….. Selamat pagi
Hari yang baru…….Hari-hari yang penuh sukacita
Mazmur 92:13-14
Orang benar akan bertunas seperti pohon
korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon. mereka yang
ditanam di bait Tuhan akan bertunas di pelataran Allah kita.
Pohon korma dapat hidup dan tumbuh secara ajaib di padang
gurun. Penanaman korma imulai dengan mengorek tanah, menanam bijinya lalu
ditindaih oleh batu besar supaya biji itu makin terbenam ke dalam dan makin
bertumbuh ke bawah, sehingga aman dari badai gurun yang sewaktu-waktu
datang Ternyata pada masa-masa itu biji
korma akan bertumbuh ke bawah, mencari dan menuju kepada sumber air yang
tersembunyi di bawahnya hingga biji itu semakin besar dan semakin kuat berakar
ke dalam Pada saatnya, tunas korma itu akan menggulingkan batu yang menekannya
itu, lalu bertumbuh ke atas dan tidak tergoyahkan meski ada badai sekalipun,
karena akarnya telah kuat mengakar ke dalam, dan pada waktunya, tanaman korma
itu akan menghasilkan buah dan terus berbuah sampai pada masa tuanya.
.Pohon-pohon dalam PL digambarkan seperti pohon yang memiliki akar
yang dalam, batang yang kuat, ranting yang banyak, daun yang lebat, bunga yang
indah, dan buah yang segar. Orang-orang
benar bertunas seperti pohon korma, artinya orang-orang benar diberkati Tuhan dengan
kemenangan dan sukacita. Mereka akan tumbuh dengan baik, yang dapat
diteladani dalam tutur kata dan tindakannya. Orang percaya yang mau hidup
sebagai orang benar tidak akan pernah hidup hanya untuk kepentingan dirinya
sendiri, tetapi ia akan rela hidupnya menjadi roti yang terpecah dan anggur
yang tercurah bagi banyak orang, supaya Bapa di Sorga di permuliakan dalam
hidupnya.
Mari kita melihat kehidupan disekitar kita atau dengan
keadaan saudara-saudara kita yang seharusnya wajar dibantu, dikasihi dan ketika
ia mendapatkan bantuan, namun ada juga yang memperotesnya. Mengapa si A, dan si B dapat,
sementara si C tidak. Atau jangan-jangan alasan pada si C padahal keinginan
kita ada terselubung didalamnya? Mudah-mudahan tidak sama sekali, sebab lebih
berbahagia memberi daripada menerima. Orang yang berterus terang, tanpa
menyudutkan orang lain, itulah cara hidup yang benar. Ada saatnya kita harus berbagi,
dan ada saatnya kita memang menerima. Karena itu tetaplah hidup dalam kebenaran
Firman Tuhan, agar kuat berakar, bertumbuh dan terus berbuah, sehingga bagaimanapun
keadaan yang menimpa kita, waktu tenang atau waktu tegang, saat berat atau
penat, Ia menjagamu, Tuhan selalu menjagamu.
Kita berdoa:
Salam sukacita dan salam sehat. TYM.
Komentar
Posting Komentar