Renungan Kamis Tgl 28 Mei 2020
Syalom ….mejuah-juah….. selamat pagi.
Hari
yang baru…. hari yang baik penuh sukacita
Masmur 41:2-3
Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah. Tuhan akan meluputkan dia pada waktu celaka. Tuhan akan melindungi dia dan memelihara nyawanya, sehingga ia disebut berbahagia di bumi Engkau takkan membiarkan dia dipermainkan
musuhnya! Tuhan membantu dia di ranjangnya waktu sakit di tempat tidurnya. Kaupulihkannya sama sekali dari sakitnya.
Mazmur ini dimulai dengan seruan berbahagialah Siapa yang berbahagia? Yaitu orang yang peduli terhadap orang lemah. Kalau ada bahaya mengancam hidupnya, Tuhan menyelamatkan dia
karena kita yaitu dengan melindungi, dan memelihara nyawanya. Tuhan tidak membiarkan para musuh
mempermainkan dia, seperti pemangsa mempermainkan mangsanya sampai mati. Kalau
dia sakit, Tuhan menolong dan pasti
akan menyembuhkannya. Dalam bahasa Ibrani: menolong: "memperhatikan" berarti memikirkan
orang lain, dan orang lemah berarti "mereka yang membutuhkan”.
Memperhatikan orang lemah adalah panggilan Tuhan sekaligus menjadi
kesaksian gereja kepada orang luar,
dan merupakan salah satu bentuk pelayanan yang akan
menjadi mercusuar kekristenan yang olehnya orang lain dapat melihat dan menikmati makna iman yang sejati. Sama
seperi kapal di tengah laut mampu menghindari karang karena peranan mercusuar
di tengah kegelapan, demikianlah orang Kristen di tengah kegelapan dunia. John Newton: Pada saat pulang, aku bertemu seorang anak yang
kehilangan sekeping uang dan ketika
aku memberikan
sekeping uang logam
kepadanya, aku mampu
menghapus air matanya, aku senang melakukan hal-hal kecil tapi maknanya luar biasa.
Ada banyak orang yang membutuhkan kasih,
pengharapan, dan pengetahuan akan Allah. Meski tidak dapat menyelesaikan semua
permasalahan mereka, tetapi kita mampu menunjukkan kepedulian. Kita mungkin tidak banyak uang, tetapi dapat memberi diri, mendengarkan cerita dan keluh kesahnya, memperlakukan
mereka dengan sopan dan hormat, membangkitkan semangat dan
berdoa baginya. Artinya orang percaya mampu terus berbagi kasih dan berkat bagi orang
lain itulah suatu kebahagiaan dalam Tuhan. Bagi yang lemah, jangan pasrah, dan
menyerah tapi tetap berserah sebab Tuhan pasti menolong dan menyembuhkan.
Frederick Buechner: Hidup yang berharga adalah hidup yang
dipersembahkan demi kasih. Ada
bagian dalam hidup kita yang tidak mampu dilakukan, tetapi Allah memampukan,
ada hal-hal dalam hidup yang tidak mungkin, tetapi Allah memungkinkan, justru
di dalam kelemahan kita, kuasa Allah menjadi nyata. Hosanna, Yesus mati bagiku,
hosanna, dia bangkit bagiku.
Mari Berdoa:
Salam sukacita dan salam sehat.
Komentar
Posting Komentar