Renungan Rabu Tgl 06 Mei 2020
Mejuah-juah
…….. Selamat pagi
Hari yang baru…….Hari yang penuh kasih dan damai
sejahtera
Kejadian 37: 9b-11
Katanya: "Aku
bermimpi pula: Tampak matahari, bulan dan sebelas bintang sujud menyembah kepadaku. Setelah hal ini
diceritakannya kepada ayah dan saudara-saudaranya maka ia
ditegor oleh ayahnya: "Mimpi apa mimpimu itu?
Masakan aku dan ibumu serta saudara-saudaramu sujud menyembah kepadamu
sampai ke tanah?" Maka iri
hatilah saudara-saudaranya kepadanya,
tetapi ayahnya menyimpan hal itu dalam hatinya.
Seorang wanita dalam konferensi mahasiswa di sebuah universitas terkenal memperkenalkan dirinya sebagai anak haram. Ibunya diperkosa seorang pria tak bertanggung jawab sehingga ia terlahir ke dunia. Kemiskinan memaksanya bekerja bersama ibunya sebagai buruh kasar di perkebunan kapas di Amerika. Ia begitu membenci keadaan dan kecewa kepada Tuhan, sampai suatu hari ia mendengar perkataan dari hatinya: “Kamu dapat memilih mau tetap seperti ini atau keluar dari rasa tidak berguna ini, pilihan ada di tanganmu!” Singkat cerita, ia mulai bekerja giat membiayai kehidupan dan bersekolah sampai perguruan tinggi. Dia adalah Azie Taylor Morton, pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan Amerika Serikat tahun 1977-1981.
Hidup adalah pilihan! Menghadapi masa-masa sulit dalam kehidupan, kita bisa memilih terus terpuruk ataukah bangkit dan berjuang. Pilihan hidupYusuf adalah bangkit dan berjuang dari keterpurukan. Walau situasi selalu bertolak belakang dengan mimpi-mimpinya diawal jalan hidupnya namun Ia tidak menyerah melainkan mengerjakan bagian pekerjaannya dengan sungguh-sungguh. Satu hal diyakininya adalah masa kininya sebagai budak atau narapidana belum tentu menentukan masa depannya kelak. Terbukti, pada akhirnya Allah bertindak dan mengangkatnya dan mewujudkan mimpinya akhirnya ia menjadi seorang penguasa di Mesir.
Allah sanggup melakukan perkara-perkara ajaib dalam hidup kita. Sekalipun demikian, Dia menginginkan kerja sama antara kita dengan Tuhan! Bagian kita adalah bekerja dengan sungguh-sungguh sambil terus memercayai Allah. Selanjutnya, lihat saja bagaimana karya Allah yang menjadi sempurna dinyatakan dalam kehidupan kita! Tentunya kita harus bangkit dan terus berjuang dari keterpurukan, bukan duduk dan pasrah sambil meratapi nasip yang sedang dialami. Kekuatan semangat dan pengharapan dalam iman, itulah yang membawa Yusuf terus bangkit dan mampu mengalahkan keinginan-keinginan dunia dan nafsu kedagingannya. Tentunya Tuhan juga sangat mengharapkan kita terus maju, dan mau bangkit berjuang dalam pola hidup yang sehat dan hidup bersukacita dalam pengharapan. Sebab tiap langkahku diatur oleh Tuhan dan tangan kasihnya memimpinku, ditengah badai dunia menakutkan, hatiku tetap tenang teduh,tiap langkahku ku tau yang Tuhan pimpin, ke tempat tinggi ku dihantarnya, hingga sekali nanti aku tiba dirumah bapa Sorga yang baka. Pujilah Tuhan sebab Dia baik selama-lamanya.
Kita berdoa:
Salam damai dan salam sukacita. TYM.
Renungan yang kami terima benar2 bisa menguatkan kami TYM pelayanan Pdt dan Nora juga anak2
BalasHapus