Renungan Sabtu Tgl 09 Mei 2020
Mejuah-juah
…….. Selamat pagi
Hari
yang baru…….Hari yang indah dan penuh damai.
Kejadian 28:10-12
Maka Yakub berangkat
dari Bersyeba dan pergi ke Haran. Ia sampai di suatu tempat, dan bermalam di situ, karena matahari
telah terbenam. Ia mengambil sebuah batu yang terletak di tempat itu dan
dipakainya sebagai alas kepala, lalu
membaringkan dirinya di tempat itu. Maka bermimpilah ia, di bumi ada didirikan sebuah tangga yang
ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Allah
turun naik di tangga itu.
Kekhawatiran, kecemasan, bahkan ketakutan tentu pernah kita
alami dalam hidup ini.Kadang-kadang kita berada dalam situasi yang sangat
sulit, sehingga walaupun kita sudah tahu bahwa Tuhan ada, tetapi masih ada
sejumlah tanda tanya dalam hati kita. Yakub yang baru saja menerima
berkat dari ayahnya Ishak,maka ia pergi menghidari kemarahan abangnya Esau, lalu harus pergi melakukan perjalanan yang jauh ke Haran
(sekitar 100 Km) sehingga harus bermalam
dijalan, dan baru inilah pengalaman hidup yang
pertama kalinya pergi meninggalkan rumah. Tidur di tempat yang baru,
sendiri, gelisah tentu juga menderita. Oh, tentulah Yakub begitu letih,
sampai-sampai batu pun dijadikan bantal. Tapi karena kecapaian, Yakub bisa tidur nyenyak bahkan sampai,
bermimpi. Allah bahkan terus memperbaharui janjiNya, bahwa Tuhan terus
menyertai jalan dan hidupnya.
Tuhan tau kemampuan
kita. Kita bisa berhenti sebentar, seperti Yakub yang juga merasa lelah dan
butuh istirahat, mesti bangun lagi dan terus berjalan. Kita juga mesti terus
berjalan sebab kehidupan kita masih terus berjalan. Tetapi yakinlah, kita tidak
berjalan sendiri. .Dalam lelahnya, Yakub pun bermimpi dan melihat tangga sampai
ke ujung langit dan malaikat Tuhan turun naik di tangga itu. Begitu terbangun, Yakub langsung berkata,
"Sesungguhnya Tuhan ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya, di
sinilah pintu gerbang sorga!” Dan ia pun menamai tempat itu Bethel, artinya
Rumah Tuhan.
Dalam lelahnya perjalanan kehidupan, seringkali kitapun
terlena dan tidak sadar kalau Allah ada dekat kita. Tempat yang dinamai Bethel
oleh Yakub, berarti disinilah pintu gerbang sorga, di mana hadirat Allah hadir.
Efek dari Covid 19, kita dirumahkan, terkadang kita merasa lelah, stress dan
putus asa juga menyerang jiwa kita, sampai-sampai tidak lagi merasakan kalau
Tuhan ada di tempat di mana kita berada. Tetapi itulah perjuangan hidup yang
harus kita lewati bersama. Yang dijanjikan Tuhan bukanlah perjalanan yang serba
mudah, namun diberikan kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan supaya
perjalanan ini bisa dilewati dengan selamat sampai akhirnya. Yang penting adalah:
Makin dekat kepda Tuhan, walau batu deritaku, Kau bentuk menjadi Betelku,,
makin dekat Tuhan kepadaMu.
Mari Berdoa:
Salam damai dan salam sehat. TYM.
Haleluya..tq pdt renunganNya.. yg sungguh menguatkan dan menyegarkan jiwa..haleluya Amin
BalasHapus