Renungan Sabtu Tgl 23 Mei 2020
Syalom ….mejuah-juah….. selamat
pagi.
Hari yang baru….
hari yang baik penuh sukacita
Yesaya
40:31
tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik
terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka
berjalan dan tidak menjadi lelah.
Victor Frankl adalah orang Yahudi. Sewaktu ditawan di kamp Nazi di Jerman, ia menderita siksaan tak terbayangkan dan tak terbilang banyaknya penghinaan. Kedua orang tuanya, saudara dan istrinya meninggal di dalam kamp. Suatu hari, saat sendirian di kamar tawanan, Frankl menyadari akan apa yang disebutnya “Rahasia kekuatan Allah.” Saat ia dimasukkan dalam kamar gelap, akhirnya ia terbiasa, justru ia mendapatkan kesempatan bersaat teduh, merenungkan firman Tuhan yang bisa diingatnya, berdoa, menyembah dan menantikan pertolongan Tuhan. Akhirnya, ia tidak merasa takut lagi. Kekuatan yang ada dalam dirinya, mampu menjadi inspirasi bagi para tawanan lainnya. Ia menolong orang lain untuk menemukan kekuatan dalam diri mereka. Setelah keluar dari tahanan ini, Frankl berhasil meraih impiannya. sebagai psikiater dan menjadi dosen di Harvard, Dallas.
Bila
waktunya sudah tepat, induk rajawali akan merusak sarangnya untuk melatih
anak-anaknya terbang. Induk
rajawali akan menerjunkan anaknya, memaksa mereka mengembangkan sayap dan
melatih ototnya untuk terbang. Tentu saja anak-anak rajawali itu tidak
langsung bisa terbang, berkali-kali mereka akan meluncur ke tanah dan
seolah-olah si induk membiarkan mereka untuk jatuh dan mati. Namun
sebelum menyentuh tanah, si induk segera menyambar dan membawanya naik
kembali. Inilah proses yang harus dialami anak-anak rajawali.
Lambat laun mereka menjadi terlatih dan dapat terbang bebas tanpa merasa takut
lagi.
.
Adakalanya Tuhan memproses dan membentuk kita, dengan membongkar tempat nyaman/ sarang, yang selama ini membuat kita merasa nyaman, bukan berarti Tuhan bertindak kejam. Kenyamanan seringkali membuat seseorang menjadi malas dan terlena: malas berdoa, malas melayani, malas beribadah dan hidup seperti yang disukainya. Seperti induk rajawali yang menyelamatkan anaknya sebelum terbentur ke tanah, lebih-lebih lagi Tuhan terhadap kita. Saat ini Tuhan ijinkan kita mengalami kondisi yang tidak baik dan sangat menyesakkan. Acapkali kita marah, bersungut-sungut, mengeluh, menyalahkan Tuhan serta berpikir bahwa Tuhan telah meninggalkan kita, padahal tak sedetik pun Tuhan melepaskan pandanganNya terhadap kita. Dia sangat tahu kapan saat yang tepat untuk menolong dan melepaskan kita. Itu adalah bentuk didikan Tuhan dan semuanya adalah untuk mendatangkan kebaikan bagi kehidupan iman kita. Nikmatilah kehidupan dalam Tuhan, maka kita akan meraih impian yang indah. Ku akan terbang tinggi bagai rajawali melakukan perbuatan yang besar dalam kemuliannya.
Adakalanya Tuhan memproses dan membentuk kita, dengan membongkar tempat nyaman/ sarang, yang selama ini membuat kita merasa nyaman, bukan berarti Tuhan bertindak kejam. Kenyamanan seringkali membuat seseorang menjadi malas dan terlena: malas berdoa, malas melayani, malas beribadah dan hidup seperti yang disukainya. Seperti induk rajawali yang menyelamatkan anaknya sebelum terbentur ke tanah, lebih-lebih lagi Tuhan terhadap kita. Saat ini Tuhan ijinkan kita mengalami kondisi yang tidak baik dan sangat menyesakkan. Acapkali kita marah, bersungut-sungut, mengeluh, menyalahkan Tuhan serta berpikir bahwa Tuhan telah meninggalkan kita, padahal tak sedetik pun Tuhan melepaskan pandanganNya terhadap kita. Dia sangat tahu kapan saat yang tepat untuk menolong dan melepaskan kita. Itu adalah bentuk didikan Tuhan dan semuanya adalah untuk mendatangkan kebaikan bagi kehidupan iman kita. Nikmatilah kehidupan dalam Tuhan, maka kita akan meraih impian yang indah. Ku akan terbang tinggi bagai rajawali melakukan perbuatan yang besar dalam kemuliannya.
Kita Berdoa:
Salam damai dan salam sehat TYM.
Komentar
Posting Komentar