Renungan Selasa Tgl 26 Mei 2020


Syalom ….mejuah-juah….. selamat pagi.  
Hari yang baru…. hari yang baik penuh sukacita 

Masmur 126:5-6
Orang yang menabur dengan mencucurkan air mata akan menuai dengan bersorak-sorai. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih pasti pulang dengan sorak sorai sambil membawa berkas-berkasnya.

Harus disadari bahwa hidup adalah sebuah proses, yang membutuhkan ketekunan dan perjuangan dengan sebuah tindakan nyata yaitu menabur. Menabur berarti tindakan yang dilakukan dengan berulang-ulang. Ahli fisika, Albert Einstein adalah orang yang membuktikan yang menabur pasti akan menuai. Orang tua Albert sudah habis akal bahkan gurunya pun pusing dengan nilainya yang terus rendah di sekolah dan berkata: Einstein, engkau tidak akan pernah menjadi seseorang. Namun, orang tua, teman-teman, bahkan gurunya tidak pernah menyangka apa yang terjadi pada Enstein. Kini Einstein telah berhasil mengukir namanya dalam sejarah. Dimana keunggulannya? Dia dengan tekun menabur dan menabur dan akhirnya dia menuai hasilnya.  Menabur pasti menuai, tidak menabur tentunya tidak akan menuai. Namun, inilah yang terkadang sukar bagi orang banyak, sebab hanya ingin menikmati hasilnya, tanpa harus menabur apalagi membayarnya dengan harga yang tinggi.  

Setelah menghadapi pergumulan panjang, Tuhan memulihkan keadaan orang Israel, yakni seperti mimpi menjadi kenyataan! Mereka keluar dari pengalaman pahit dan diliputi sukacita dan sorak kegirangan. Pemulihan Israel dari pembuangan Babil, ke tanah perjanjian adalah bagaikan mimpi, sebab Allah sendirilah yang bertindak memenangkannya. Doa mereka untuk dipulihkan menjadi kenyataan, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb. Tidak ada lagi jerih payah, keringat dan tangisan bagi orang yang berusaha dalam kehendak Allah. Apa yang menjadi kerinduan atas pergumulann umatNya, seperti menanam dengan air mata namun semua akan berakhir dengan hasil yang melimpah yakni sukacita dan tarian sorak-sorai.

Kebaikan Tuhan bagi umat-Nya, terus mengalir dan tidak akan pernah berkesudahan.  Banyak yang  telah  kita alami dengan berbagai peristiwa yang terjadi, bahkan sekarang Covit 19 , yang telah  membawa kepada  pergumulan besar. Tetapi tindakan kasih Tuhan tetap nyata melalui semua pihak yang membuka hati dan imannya, dan dengan sukacita menolong, termasuk peranserta  gereja secara nyata dalam menebar kasih, damai dan ketenteraman yang telah dirasakan banyak orang. Saat ini Tuhan memberi kesempatan  bagi kita untuk terus menabur dan menabur dengan kasih cintaNya, agar saudara-saudara kita dapat merasakan kasih Allah melalui kehadiran kita. Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia” (Pil 1:29). Karena itu,  Tak usah takut, sebab  Allah menjaga kita,  tak usah kita bimbang Yesus pelihara kita,  Allah maha kuasa, berkatnya melimpah, El Saddai


Mari Berdoa 
Salam sukacita dan salam sehat. TYM 

Komentar

  1. HALELUYA Terima Kasih atas FirmanNya yg sdh dihabiskan hambaNya...sehat sehat kita haleluya...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini