Renungan Senen 04 Mei 2020

Mejuah-juah …….. Selamat pagi
Hari yang baru…….Hari yang penuh damai dan sukacita.

Masmur 56:4-5
Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu  kepada Allah, yang firman-Nya kupuji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

Pemasmur mengingatkan kita bahwa kehidupan orang yang  berkenan di hadapan-Nya tidak akan lepas dari berbagai kesesakan dan penganiayaan.  Meski demikian, ingatlah bahwa Tuhan tetap melihat setiap  tetesan air mata yang terjatuh.  Marilah kita bersabar dalam menghadapi  penderitaan dengan bersukacita sambil mengucap syukur kepada-Nya, yaitu dengan berharap kepada Allah. Artinya kita tidak hanya diam dan menunggu Allah turun tangan mengatasi masalah kita, namun,  memercayakan seluruh hidup kita kepada Allah dengan sepenuh hati. Kita menyadari bahwa Allah sanggup menolong kita dari semua masalah sambil kita tetap berusaha menghadapi masalah tersebut dengan segala kemampuan kita. 

Kita terus berusaha dalam suatu perjuangan yang berat tetapi  harus mempunyai sebuah pengharapan dan keyakinan bahwa Tuhan pasti menolong.  Berharap kepada manusia sering membawa kekecewaan, tetapi berharap kepada Allah akan menghibur dan menolong kita menghadapi semua persoalan hidup. Setiap manusia akan terus dilatih, diasah baik karakter hidupnya maupun imannya dari tantangan dan pergumulan yang terus diperhadapkan kepada kita. Pada hari ini kita diingatkan, jangan lemah, jangan mudah menyerah, sebab beban itu sendiri diijinkan terjadi, tidak akan pernah melebihi dari kemampuan kita. Sudah hampir dua bulan ancaman Covid 19, namun oleh pemeliharaan Tuhan, sampai saat ini bersama keluarga kita terus sehat, kuat dan diberkati. Mengapa? Karena Tuhan adalah pribadi yang mengenal hati kita dan tiada yang tersembunyi bagiNya. Trus membawa kita tuk lebih dekat lagi padaNya, dan tinggal dalam indahnya dekapan kasih Tuhan. Selalulah dekat dengan Tuhan, dan terus berserah dan berkarya bagiNya. 


 
Mari Berdoa 
Salam ceria dan salam kasih. TYM.



Komentar

Postingan populer dari blog ini