Renungan Jumat 05 Juni 2020
Mejuah-juah
…….. Selamat pagi
Hari
yang baru…….Hari yang baik dan menyenangkan
Ulangan 31:6
Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut
dan jangan gemetar karena mereka, sebab Tuhan, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau;
Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.
Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Musa
adalah nabi terpenting dalam sejarah bangsa Israel. Musa adalah orang yang
memimpin bangsa Israel keluar dari perbudakan Mesir untuk menuju ke tanah
perjanjian. Karena Musa telah
melanggar perintah Tuhan, yaitu ketika Tuhan memerintahkan Musa untuk berbicara
kepada bukit batu agar keluar air dari batu tersebut, akan tetapi Musa justru
memukul bukit batu tersebut dengan tongkatnya, maka Musa tidak diizinkan Tuhan
untuk masuk ke dalam tanah perjanjian tersebut (Bil 20:7-12). Namun Musa tidak patah
hati dan tidak
pernah meninggalkan tanggung jawabnya maka dalam usianya
yang sudah 120 tahun, Ia menyampaikan perkataan
terakhirnya kepada seluruh orang Israel agar tidak pernah takut dan gentar. Hal ini disebabkan karena mereka memiliki Tuhan
yang berkuasa,
Ia akan
memberikan kemenangan demi kemenangan, ketika kita mengandalkan kuasa Tuhan selamanya.
Berapa kali kita merasa khawatir ketika kita menghadapi
kondisi-kondisi yang baru terjadi. Yosua dan bangsa Israel pun mengalami
hal yang sama ketika Musa akan meninggalkan mereka dan tidak memimpin mereka
lagi. Tetapi melalui Firman Tuhan hari ini, kita semua akan dikuatkan dan
diteguhkan dalam melangkah, bukan karena kekuatan manusia maupun kita sendiri, tetapi karena
Tuhan yang menyertai dan memampukan kita untuk melangkah berjalan bersama-Nya.
Tuhanlah yang akan
senantiasa menyertai kemana pun kita akan pergi. Itu berarti, Tuhan ada bersama
kita ketika hidup sedang mudah, sukses dan Tuhan juga ada bersama kita ketika
hidup sedang susah, gagal. Tuhan ada
bersama kita ketika kita sehat, dan juga ketika kita sakit. Mungkin ketika
kita harus berhenti dari pekerjaan, konomi lagi lemah, kesehatan terganggu, dsb. Sahabatku yang
baik, kuatkan dan teguhkanlah hatimu! Suatu kalimat yang meneguhkan kita semua
dalam melakukan tugas-tugas kita, dan melanjutkan langkah hidup kita
masing-masing, yang penting tetaplah bersandar pada-Nya. Sebab Ia adalah Tuhan yang penuh kasih dan penuh kuasa. Namun ku tau yang ku percaya, dan aku yakin
kan kuasanya, Dia menjaga yang ku taruhkan hingga harinya kelak.
Mari Berdoa:
Salam sukacita dan salam sehat. TYM.
Komentar
Posting Komentar