Renungan Jumat tgl 19 Juni 2020
Mejuah-juah …….. Selamat pagi
Hari yang baru…….Hari yang baik dan
menyenangkan
Masmur
91:7,9-11
Walau
seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu
tidak akan menimpamu. Sebab Tuhan ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi
telah kaubuat tempat perteduhanmu malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah
tidak akan mendekat kepada kemahmu; sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya
kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.
Tuhan menjagai dan melindungi kita bukan
karena hidup benar atau sungguh-sungguh di dalam Dia, tetapi karena kita adalah
anak kesayangan-Nya. Ketika kita memutuskan percaya kepada Yesus,
di saat itu juga perlindungan dari Tuhan selamanya menjadi bagian kita. Sama halnya di hari pertama kita masuk sebuah asuransi kesehatan, di
hari itu juga biaya pengobatan dan perawatan kita dijamin oleh perusahaan tersebut. Karena itu Tuhan ingin tetap tinggal dalam kebenaran, maka
itulah yang membuat kita dapat tinggal tenang dengan sukacita menjalani kehidupan ini. Hingga
sekalipun ribuan orang rebah di sisi kita, tetapi oleh pemeliharaanNya kita tetap
berdiri tegak. Semuanya itu terjadi karena
Tuhan mengasihi dan Dia memiliki rencana
yang indah untuk hidup kita.
Bagaimana kita mendapatkan
perlindungan dari Tuhan, dan apa yang harus kita kerjakan? Pertama :
Hati yang melekat kepada Tuhan."Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku,…..,
sebab ia mengenal nama-Ku.” (ayt.14.) Melekat
( Ibrani =kasak ), hati yang melekat dan tertarik dan membuat kita jatuh cinta
kepada Tuhan.“Jiwaku melekat kepada-Mu, tangan kanan-Mu menopang aku.” Maz
63:8. Kedua: Mengenal Tuhan.
Mengenal,
‘Yadah’ mengenal secara intim seperti
hubungan suami istri. Jika setiap kita ingin mengenal Pribadi Allah lebih lagi,
kenali Allah kita lewat Firman-Nya, maka kita tahu.Tuhan adalah penolong setiap
mengalami masalah, dalam kesesakan serta dalam tantangan hidup. Ketiga:
Percaya dan berseru kepadaNya. Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab,….,
Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.” (ayt. 15). Berseru, ‘gara’ memiliki arti memanggil
datang. Jadi saat kita berseru kepadaNya maka Tuhan pasti datang. Apapun
masalah yang dihadapi maka berserulah kepada Tuhan maka Ia akan memberi
perlindungan.
Kesetiaan-Nya ialah
perisai dan pagar tembok. Pemazmur menggambarkan penyertaan Tuhan
sungguh-sungguh sempurna sehingga kita tidak perlu takut apa pun. Allah
menjamin bahwa umat-Nya akan dikasihi dan diluputkan dari semua yang mereka
takutkan. Allah memperhatikan hidup kita secara pribadi sepanjang hari, dan
menugaskan para malaikat-Nya untuk menjaganya. Tidak ada perlindungan yang lebih sempurna dibandingkan
dengan perlindungan yang dari Tuhan. Karena itu jangan andalkan kekuatan manusia
dan diri sendiri, tetapi andalkanlah Tuhan di atas segalanya (Yer 17:5-8).
Tentunya dalam menghadapi dan menjalani getirnya hidup saat ini, marilah belajar
agar tetap percaya dan mengandalkan kuasa Allah maka apa yang di FirmankanNya
menjadi nyata. Walaupun seribu yang rebah, tapi kita tetap hidup dalam perlindungan-Nya.
Mari Berdoa :
Salam damai penuh sukacita. TYM.
Shalom... teeimakasih Pak Pdt Maslon Ginting
BalasHapus