Renungan Selasa 02 Juni 2020
Mejuah-juah
…….. Selamat pagi
Hari
yang baru…….Hari yang baik dan menyenangkan.
Masmur
104:24
Betapa
banyak perbuatan-Mu, ya Tuhan, sekaliannya Kau-jadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan
ciptaan-Mu.
Pemazmur menyaksikan tentang
pemeliharaan Allah atas hidup kita. Pemazmur mengagumi hikmat ilahi yang
diperlihatkan melalui segala ciptaan Allah yang mempesona, laut yang
mengagumkan dan misteri kehidupan ditunjukan sebagai ilustrasi mengenai
pemeliharaan Allah. Jika memang Allah
adalah Allah yang Maha kuasa, Maha baik, mengapa masih banyak umat manusia yang
mengalami penderitaan? Apakah Allah yang dipercaya tidak memandang setiap umat
yang mengalami masalah yang berat? Karena
Allah baik kepada dirinya, maka Ia-pun baik kepada seluruh ciptaan-Nya. Sebab padaMu
ada sumber hayat,sebab dalam terangMu kami melihat terang, (Maz 36:10) dan
bukan itu saja tetapi Allah adalah
sumber hikmad kebaikan tertinggi bagi segala makhlukNya. Dalam 2 Kor 12:10: Karena itu
aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran,
di dalam penganiayaan, dan kesesakan oleh karena Kristus sebab jika aku lemah maka
aku menjadi kuat.
Ingat, bahwa Allah
tidak akan rugi apa-apa jika Dia dikatakan tidak ada. Kemuliaan-Nya tidak akan
berkurang jika tidak diakui oleh manusia. Sebaliknya justru manusia yang akan
mengalami kerugian besar jika tidak mau mengakui adanya Allah. Tuhan tidak akan
memaksa manusia untuk mengakui-Nya, tapi firman Allah berkata barangsiapa yang
menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, akan menerima hidup yang kekal
dan terlepas dari penghukuman. Karena itu, akuilah Dia dalam segala laku kita.
Akuilah Dia di setiap helaan nafas kita. Dia adalah Allah yang bijaksana dan
besar
Segala sesuatu yang
terjadi di dunia ini tidak ada yang kebetulan, tetapi semua diciptakan Allah
sesuai dengan kehendak dan rencanaNya. Demikian juga Allah menciptakan manusia
menurut rupa dan gambarNya sendiri. Itu artinya Allah membentuk kita sesuai
dengan rencana dan kehendakNya yang sempurna. Begitu juga dengan kehidupan
kita, Allah menciptakan kita sesuai rencanaNya, sehingga tidak ada satu pun
kejadian atau peristiwa dalam kehidupan kita tanpa diketahui olehNya. Jangan
lemah, dan patah semangat, walau sedang sakit, menderita atau bagaimanapun keadaan yang harus kita hadapi,
pemeliharaan Tuhan akan tetap nyata dalam hidup kita. Marilah kita
bersyukur atas semua pemeliharaanNya, maka damai dan sukacita serta berkat yang
dijanjikan-Nya akan terus mengalir dalam kehidupan keluarga kita pada hari
ini. Kiranya tangan-Mu menyertai aku dan melindungi aku, dari
pada malapetaka, sehingga kesakitan tidak menimpa aku.
Kita Berdoa:
Salam sukacita penuh damai. TYM.
Syalòm.. trimakasih Pdt Maslon Ginting
BalasHapus