Renungan Selasa 23 Juni 2020



Mejuah-juah …….. Selamat pagi
Hari yang baru…….Hari yang menyenangkan


Kisah Para Rasul 4:12:
Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

 Petrus yang telah dipenuh Roh Kudus berani menceritakan tentang "Yesus Kristus dari Nazaret," bangkit dari antara orang mati dan memiliki kuasa untuk menyembuhkan dan menyelamatkan, kepada Mahkamah Agama di Jerusalem. Masalah pertama dan utama yang harus kita lihat adalah arti keselamatan. Penting bagi Petrus untuk mernbuat pernyataan di hadapan para pemimpin Yahudi bahwa agama kristen mempunyai seorang penyelamat yaitu Yesus Kristus. Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, sekarang Allah memberitakan kepada manusia, di mana-mana semuanya manusia harus bertobat, karena telah menetapkan suatu hari nantinya, Yesus dengan adil akan menghakimi dunia. Hanya satu cara untuk melepaskan dari pengadilan Tuhan dan memperoleh pertolongan-Nya, yaitu bertobat dan percaya kepada Yesus.   

Nama "Yesus". bukanlah mistis, tetapi oleh iman kepadaNya akan beroleh hidup dan keselamatan. Iman bukan hanya sekadar prilaku hidup untuk menaati hukum, namun lahir dari hati yang taat dan dilakukan hanya menyenangkan hati Tuhan semata. Kebutuhan manusia akan Kristus adalah sesuatu yang mutlak, sebab kita tidak mampu menyelamatkan dirinya sendiri dari  dosanya. Maka Allah datang dalam Kristus adalah Pribadi yang sanggup menyelamatkan manusia dan hanya Dia satu-satunya jalan penebusan untuk keselamatan kita. Iman kepada Yesus Kristus adalah satu-satunya syarat yang diminta Allah untuk keselamatan. Iman bukan saja suatu pengakuan tetapi juga suatu tindakan yang terbit dari hati orang percaya dan mampu menjadi teladan kasih, mampu menjadi terang dan penunjuk jalan dalam kegelapan dosa dunia.

 . Kita harus tahu bahwa sebelum dunia dijadikan Dia sudah ada, Dia adalah Alfa dan Omega, dan dia, membatasi dirinya sebagai Tuhan dan menjadi manusia. Keselamatan dan nama Yesus,  bukan hanya sekadar nama, tetapi dibalik nama itu ada karya Allah yang dinyatakan. Tentunya sebagai orang percaya kita harus berbahagia, sebab kita telah dipilihNya menjadi anak-anakNya sekaligus menjadi ahli warisNya. Tandanya sebagai orang percaya, maka kita harus mengikis kemunafikan, dan terus hidup dalam kebenaran. Walaupun berbagai penderitaan dan tantangan harus dihadapi karena menjalankan kebenaran lihatlah, dan nikmatilah karya dan kuasa Allah bekerja dalam kehidupan kita. Sebab penderitaan jaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan oleh Allah (Rom 8:18), oleh sebab itu teruslah berjuang untuk mencapai standar sebagai anak-anak Tuhan. Ingat: Mengapa Yesus mati bagi saya, mengapa Yesus mau menanggung dosaku, bri ku damai serta suacitaNya, mengapa dia mau melindungiku, kasihnya ya karena kasih-Nya.  

Mari Berdoa: 
Salam damai dan sukacita. TYM.

Komentar

  1. Haleluya tq Pdt Firman yg sdh ditabukan Haleluya Gbu.

    BalasHapus
  2. Shalom selamat pagi bpk Pdt Maslon Ginting, trmks renungan hari ini

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini