Renungan, Senen Tgl 22 Juni 2020


Mejuah-juah …….. Selamat pagi
Hari yang baru…….Hari yang baik dan menyenangkan

Yesaya 41:13  
Sebab Aku ini, Tuhan, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu:  "Janganlah  takut, Akulah yang menolong engkau.”
Situasi tanpa kepastian yang dialami bangsa Israel disaat berada dalam pembuangan Babil, sangat gelap dan mengerikan. Mereka hidup dalam tekanan, penderitaan dan kesulitan sebab keadaan mereka benar-benar hancur tanpa harapan lagi. Dalam situasi ini, Firman Tuhan datang untuk menguatkan mereka agar tidak tenggelam dalam ketakutan, sebab tangan Tuhan akan menyertai, menguatkan dan memberi pertolongan. Tuhan berjanji akan membebaskan umat-Nya dan membawa mereka kembali ke Yerusalem, untuk memulai  hidup baru lagi. Itulah yang akan dibuktikan oleh Allah ketika membebaskan umatNya dengan memakai tangan Raja Kores, menaklukkan Raja Nebukatnezer. Pertolongan dan janji Tuhan, sungguh luar biasa dan itulah yang menjadi kekuatan kita, dalam memberi semangat baru ditengah-tengah kelemahan dan ketebatasan kita.

  Sebagaimana Israel hidup dalam keterpurukan, mereka telah hehilangan harapan, untuk mendapatkan hidup seperti masa lalu, maka Tuhan Allah datang dan memberi perhatian  kepada mereka yang berharap kepada-Nya. Kemenangan akan terjadi bagi mereka yang berpegang teguh pada janji Tuhan, dan ia mengalami ketenangan dalam menghadapi keadaan. Yang dikehendaki Tuhan adalah agar kita memiliki iman dan mau bertindak dalam kebenaran. Karena itu, serahkanlah hidup kita agar dipimpinan oleh Allah, serta hadapilah masa depan dengan kekuatan iman.  Rasa takut yang begitu besar, sering sekali melupakan penyertaan Allah sehingga dapat mematikan pengharapan kepada Tuhan. Karena itu, ingatlah bahwa Allah kita selalu hadir, dan tangan-Nya terus menuntun dan tetap memberikan pertolongan, sebab Dia adalah Allah, dan kita adalah anak-anakNya.

 Tuhan adalah Allah yang Maha Kuasa dan Maha perkasa telah berjanji akan tetap setia dan menolong umat-Nya, karena tangan kanan-Nya berkuasa untuk menghadapi semua musuh sehebat apapun di dunia ini.  Percaya bukan sekedar percaya melainkan mempercayakan hidup sepenuhnya di tangan Tuhan, dan terus mengandalkan kekuatan kuasa Allah dalam hidupnya. Sering sekali orang menjadi lemah pada saat  menghadapi masalah dan dapat kehilangan pegangan karena ia tidak mau diatur justru hanya mau mengatur orang lain termasuk mengatur Tuhan. Kita harus sadar bahwa  manusi itu adalah tanah yang rapuh, kondisi fisik yang makin menurun, dan kesehatan terganggu, ekonomi yang tidak setabil, bahkan sering dilupakan, direndahkan orang lain. Namun demikian pengharapan kita jangan pernah padam, selalulah berseru minta pertolongan sebab Tuhan datang tepat pada waktunya. Ingat: Yesus memegangku, dengan tangan kananMu, Yesus meberiku kemenangan. 

Mari Berdoa: 
Salam sukacita dan salam sehat. TYM



Komentar

Postingan populer dari blog ini