Renungan Sabtu, Tgl 11 Juli 2020

Mejuah-juah …….. Selamat pagi
Hari yang baru…….Hari yang penuh kasih Tuhan

    Amsal 3:16
.  "Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.

 Bila Tuhan sudah memberkati hidup kita seharusnya kita semakin hidup takut akan Tuhan dan mengikuti jalan-jalan-Nya, sebab bila kita menyimpang dari jalan Tuhan dan tidak lagi menyandarkan hidup kepada Dia, bukan kebahagiaan yang kita peroleh, tapi jerat dan malapetaka.  Orang yang takut akan Tuhan pasti menemukan jalan yang penuh kebahagiaan. Tidak bisa dipungkiri bahwa kalau sudah hidup dalam berkat, berhasil, atau hidup mapan secara materi, ada banyak orang Kristen tidak lagi menyandarkan hidupnya kepada Tuhan, melainkan bersandar kepada harta kekayaan atau keberhasilannya.  Mereka berpikir bahwa dengan uang atau materi mereka dapat berbuat apa saja dan dapat membeli apa saja.  Tapi mereka lupa bahwa uang tak bisa membeli umur panjang,  apalagi nyawa itu bukan berada di tangan dokter tetapi dalam tangan Tuhan.   

Umur panjang berbicara tentang hidup yang sehat baik jasmani, rohani, serta hidup yang indah. Kekayaan bisa berbicara tentang material, dan kecukupan sehari hari. Kehormatan yaitu kedudukan, jabatan, derajat dimana orang lain menghormati kita. Karena itu tidak ada ayat Alkitab yang melarang kita untuk meminta umur panjang kepada Tuhan. Walaupun demikian, seharusnya kita juga memikirkan, andaikata kita diberi umur panjang, apa yang kita lakukan bagi Tuhan? Atau jangan-jangan justru umur panjang kita gunakan untuk melakukan kesenangan-kesenangan duniawi saja. Berbahagialah  orang yang mendapatkan hikmat dan kepandaian. Hikmat dan kepandaian dari Tuhan tersebut jauh melebihi harta duniawi, bahkan melebihi emas dan perak.  Itulah mengapa ketika Salomo meminta hikmat kepada Tuhan dan bukannya kekayaan, harta benda, serta umut panjang, Tuhan pun akhirnya memberikan yang lainnya kepada Salomo sebagai bonus. (2 Taw 1:11-12). 

  Umur panjang, kekayaan, dan kehormatan itu adalah bonus bagi orang-orang yang takut akan Tuhan, yaitu bagi orang-orang yang meminta hikmat kepada Tuhan. Mazmur 90:12 mengatakan bahwa pemazmur meminta agar Tuhan mengajarnya untuk menghitung hari-harinya, agar ia memperoleh hati yang bijaksana. Sebenarnya yang terpenting bukan lanjutnya usia kita, tapi bagaimana kualitas kerohanian hidup kita sebagai pengikut Kristus. Apakah kita mau melayani Tuhan, apakah hidup kita berkenan kepada-Nya, apakah kita mau menaati segala perintah-Nya sebagai bukti kita benar-benar mengasihi Tuhan?  Umur panjang adalah berkat yang tak terkira besarnya yang diberikan Tuhan bagi kita yang mengasihi-Nya.  Ia sanggup memberikan umur panjang asalkan itu memiliki dampak yang baik untuk pertumbuhan rohani kita dan orang lain. Seiring dengan doa panjang umur yang kita panjatkan, kita harus menunjukkan tanggung jawab terhadap waktu yang masih kita miliki, bahwa kita benar-benar memakainya untuk hal-hal yang berharga, yaitu  untuk memuji dan memuliakan Tuhan di dunia ini.  Ingat:Pada Tuhan masa depanku, pada Tuhan kuserahkan hidupku, nantikan Tuhan berkarya, indah pada waktunya. 

Mari Berdoa: 
Salam sukacita dan salam sehat. TYM.

Komentar

Postingan populer dari blog ini