Renungan Senen Tgl 20 Juli 2020


Mejuah-juah …….. Selamat pagi
Hari yang baru…….Hari yang penuh kasih Tuhan

Yakobus 4:8
 Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!

Apa yang diajarkan oleh Yakobus memperlihatkan bahwa keselamatan itu adalah hanya oleh anugerah Tuhan yang berkerja secara efektif melalui pertobatan kita. Pertobatan sendiri selalu melibatkan dua aspek yakni penyesalan akan dosa dan komitmen untuk mempercayakan diri kepada Tuhan sehingga tidak lagi hidup dalam dosa. Ketika kita berpaling dari hal-hal yang tidak menyenangkanNya, itu tandanya kita akan kembali kepada kebenaran dihadiratNya dengan nyanyian syukur.  Tidak ada yang lebih penting dalam hidup ini selain mendekat kepada Allah dengan segenap hati  Biarkanlah Tuhan berbicara kepada hati kita melalui doa dan dari janji-janjiNya setiap hari, karena itulah kita rindu untuk mendekat kepada Allah. Ketulusan menjalankan perintah- perintah Tuhan akan mentahirkan tangan dan hidup dari dosa sehingga  mampu menyucikan hati kita.

  Anugerah Allah memang mutlak dibutuhkan supaya seseorang dapat diselamatkan, meskipun demikian, Allah tidak berkerja secara sepihak, maksudnya Allah bekerja melalui kehendak manusia sehingga kita pada dasarnya secara aktif mengambil keputusan untuk bertobat dan menerima Kristus. Yakobus berbicara dari sisi tersebut; ia melihat dalam anugerah Allah, manusia perlu datang kepada Tuhan, menyesali dosa-dosanya dan memiliki komitmen yang sungguh-sungguh dan hanya hidup bagi Tuhan saja (tidak mendua hati). Yakobus mengingatkan kita bahwa pertobatan yang sejati melibatkan komitmen dan perbuatan tangan dan hati harus berubah, barulah kita dikatakan bertobat. Artinya, baik perbuatan, pemikiran dan hati kita memang harus berbalik arah terlebih dahulu dan tetap rindu bertumbuh dalam Tuhan.

Kahadiran Kristus ke dunia ini menandakan betapa Allah menginginkan Dia tetap dekat kepada manusia. Dia meninggalkan kemuliaanNya dan menjadi manusia mengambil rupa seorang hamba menunjukkan bahwa Allah selalu berusaha mendekatkan DiriNya kepada manusia ciptaanNya. Yang sering menjauh dari Allah adalah manusia itu sendiri yang cenderung lebih mengikuti keinginan-keinginan duniawi dan hanya memuaskan hawa nafsunya. Orang-orang yang berbalik dari dosa dan  menguduskan hatinya, berarti mau tunduk dan taat kepada kehendak Allah sehingga kita mampu melawan kehendak iblis. Artinya wujud nyata bahwa kita mendekat kepada Allah adalah dengan mempersembahkan kehidupan, pekerjaan dan dalam setiap aktivitas semuanya akan  menjadi persembahan yang berkenan di hadapan Allah.   Sebab: Tiap langkahku diatur oleh Tuhan, dan tangan kasihNya memimpinku, ditengah badai dunia menakutkan, hatiku tetap tenang teduh. Mendekatlah kepada Tuhan maka hati kita menjadi tenang. 

Mari Berdoa: 
Salam sukacita dan sehat selalu. TYM.



Komentar

  1. Terima Kasih hambaNya yg sdh menaburkan tabungannya pada pagi ini.kiranya Roh Kudus menyertai kita dan jg pendeta n kel. Dalam pelayanannya dipakai secara luar biasa dan sehat2 kam sada jabu..Haleluya...Amin.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini