Renungan Jumat 04 Sept 2020


Selamat pagi dan salam sejahtera dalam kasih Yesus, kiranya terus memelihara kita hari ini.

 Mari berdoa 

Matius 5:16 - Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka         melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.

Kata baik” (Jun) “Kalos”  berarti sesuatu yang bukan hanya mutunya, tetapi juga indah dan menarik hati. Dengan demikian sebagai orang percaya melalui perbuatannya adalah sebagai sumber terang akan bersinar dalam hidupnya. Murid-murid dapat menjadi terang dunia karena mereka telah memiliki Kristus. Terang yang memancar dari diri setiap orang percaya berasal dari kehadiran Kristus dan ketaatannya pada kehendak-Nya. Sebagai orang percaya,  kehidupan  kita  hendaknya  menjadi  seperti pelita/ lampu yang menyala yang memberi penerangan kepada lingkungan sekitarnya, sehingga segala sesuatunya menjadi jelas, bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Kehidupan kita seharusnya menjadi alat kesaksian yang hidup, dan dapat menjadi saluran berkat bagi orang lain, sehingga ada banyak orang yang akan dituntun untuk percaya kepada kebenaran bahwa Yesus adalah Tuhan dan satu-satunya jalan keselamatan.

Orang percaya hanyalah alat di tangan Tuhan. Ibarat kunci (alat kerja) di tangan sang montir. Sebagus apa pun kunci (alat kerja) tersebut ketika digunakan oleh montir untuk memperbaiki mesin yang rusak hingga berhasil, maka di sini bukanlah kunci yang akan mendapat penghargaan melainkan simontirnya. Ini adalah sebuah tantangan yang cukup besar dari Tuhan, yang semestinya membuat kita berpikir secara serius agar bisa mewujudkan semua ini, karena sebagai manusia ada kecendrungan yang amat kuat dalam diri kita agar bisa  dipuji oleh semua orang.  Banyak orang yang terjebak dalam lingkaran ketidakbahagiaan karena mengira kebahagiaan dapat diperoleh dengan pemuasan diri. Padahal semakin ia berusaha memuaskan diri dengan kenikmatan dunia, semakin ia tidak akan bahagia.

Cara terbaik agar memiliki kebahagiaan yang sesungguhnya dan abadi adalah milikilah hidup yang selalu bercahaya yang bersumber dari dalam diri oleh kasih dan kebaikan. Tuhan Yesus menegaskan, ‘adalah lebih baik memberi daripada menerima’. Tindakan memberi memungkinkan orang menemukan hidupnya berarti. Di situlah ia menemukan kebahagiaan dan kepuasan yang sesungguhnya. Pada saat kita mengulurkan tangan untuk menolong dan memberkati orang lain, kita akan menemukan senyum kebahagiaan pada diri mereka. Itu akan menghadirkan sukacita yang jauh lebih besar dalam diri kita. Pada saat kita membahagiakan orang lain, kita telah menjadi cahaya terang yang menarik orang untuk mencari Kristus melalui kita. Maka betapa berdampaknya hidup kita untuk kemuliaan Tuhan saat bisa menjadikan hidup sebagai daya tarik pencarian sesama akan Tuhan Yesus. Jadikanlah hidup bercahaya yang memancarkan kasih Tuhan Yesus, hingga bersinar dan bersinar. 

Mari Berdoa: 
Salam kebahagiaan selalu ada dipihak kita.TYM. 


   

Komentar

Postingan populer dari blog ini