Renungan Rabu Tgl 30 Sept 2020
Selamat pagi dan salam sejahtera dalam kasih Yesus Kristus, Marilah berdoa.
Masmur 37:5-6
Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.
Menyerahkan hidup kepada Tuhan berarti kita mengandalkan dan mempercayakan hidup atas pemeliharaan Tuhan dengan segenap hati. Daud tidak mengandalkan kekuatan dan kekuasaanya sebagai raja ketika sedang menghadapi masalah, sebab ia yakin, hanya dengan berseru dan menyerahkan hidupnya kepada Allah pasti mendapatkan pertolongan. Pengorbanan harus kita taruh di dalam tangan Tuhan sekalipun nyawa taruhannya, sebab kemenangan tidak akan terjadi tanpa peperangan . Allah berkata peperangan itu bukanlah milik kita, namun Allah yang akan berperang menggantikan kita. Dengan menyerahkan hidup kepada Tuhan, maka kita akan melihat kuasa Allah bekerja dalam persoalan yang sedang terjadi. Sebab dengan kekuatiran persoalan tidak pernah selesai justru dapat menyebabkan akibat buruk dalam hidup seseorang. Ams 12:25 berkata, “Kekuatiran dalam hati membungkukan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia.”
Abraham hidup benar oleh karena imannya, sehingga dia mampu meninggalkan rutinitas normalnya untuk mengikuti suara Tuhan. Hidupnya mulai berubah, dan oleh karena Tuhan maka ketika musuh-musuhnya datang menyerangnya, mereka musnah, dan juga ketika orang mencoba mengutuknya, Tuhan lebih dahulu mengutuknya. Hidupnya tak terhapuskan oleh goresan sejarah. Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.(Yes 30:15). Jika kita menghadapi saat-saat kekawatiran dan ketidakpastian kembalilah kepada kebenaran dengan mempercayakan hidup dalam jalan Tuhan. Jagalah persekutuan dengan benar, sehingga kita memiliki waktu berdua dengan Tuhan Jangan pernah meragukan kuasa Tuhan yang sanggup menolong dan melepaskan kita dari segala belenggu persoalan, karena itu, belajarlah untuk hidup berserah maka Tuhan akan bertindak bagi kita.
Hidup yang berserah bukan berarti kita berdiam
atau pasrah, melainkan ada aksi atau Tindakan yang disertai dengan pengharapan
sehingga kita setia menanti-nantikan pertolonganNya. Berserah berarti menyerahkan
hidup kita kepada Tuhan di segala keadaan, baik suka maupun duka, saat dalam
masalah, penderitaan, sakit, atau kesulitan apapun yang sedang terjadi. Inilah yang disebut dengan tindakan iman, di
mana kita mempercayakan hidup dan mempersilahkan Tuhan berkarya dalam hidup
kita. Bukan iman yang setengah-setengah,
bukan iman musiman, tetapi iman yang utuh dan menyeluruh. Mengapa harus demikian? Supaya hidup kita sesuai dengan kehendak dan
rencanaNya. Hidup yang berkenan kepada
Tuhan tidak ada jalan lain selain harus mau dibentuk seperti tanah liat. Adakah tanah liat memberontak ketika dibentuk
diproses? Milikilah penyerahan penuh kepada Tuhan karena
Dia tahu yang terbaik bagi kita sebab tidak ada rancanganNya yang gagal ataupun
salah. Karena itu dalam badai hidupku, Yesus
kupegang teguh, walau imanku lemah, kubersandar padaNya.
Syaloom, terima kaaih bpk Pdt Maslon Ginting, semoga Tuhan menguatkan kami dalam menghadapi pessoalan yg mendera saat ini. Amin
BalasHapus