Renungan Selasa Tgl 08 Sept 2020
Selamat pagi dan salam sejahtera dalam kasih Yesus, Marilah berdoa:
Masmur 104:1-3
Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Tuhan, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak,yang berselimutkan terang seperti kain, yang membentangkan langit seperti tenda, yang mendirikan kamar-kamar loteng-Mu di air, yang menjadikan awan-awan sebagai kendaraan-Mu, yang bergerak di atas sayap angin,
Tuhan itu Mahabesar, Dia Pencipta alam semesta, digambarkan sebagai Raja dengan segala keperkasaan mengendalikan segala ciptaan-Nya. Ungkapkan pengakuan bahwa Allah menciptakan dan mengatur seluruh alam mempertontonkan ciptaanNya yang indah, tertip dan penuh harmoni. Daut terpesona karena semua karya Allah ternyata menceritakan kemuliaan dan kebesaran Allah dengan cara masing-masing : Langit bercerita, cakrawala memberitakan, hari meneruskan berita, malam menyampaikan pengetahuan tentang kebesaran, kemaha-kuasaan dan kemuliaan Allah dari ujung bumi yang satu sampai ke ujung bumi yang lain. Segala yang diciptakan Allah dijadikan sarana untuk menyatakan kemahakuasaan, kebesaran dan kemuliaan Allah lewat keberadaannya masing-masing.
Berpegang teguh pada pengakuan akan Allah di dalam Yesus Kristus sebagai pencipta pengatur dan pemelihara segala sesuatu. Dia menciptakan alam yang indah dan memelihara ciptaan-Nya begitu indah dengan maksud mulia dimana manusia dengan segala makhluk boleh hidup dalam keberlangsungan pemeliharaan-Nya dan memulikan nama-Nya. Sejalan dengan pengakuan akan Allah sebagai pencipta dan pemelihara alam semesta dan segala yang ada orang percaya dipanggil Allah untuk melestarikan, memelihara, merawat dan memanfaatkan kehidupan dan keindahan segala karya ciptaan Allah secara bertanggungjawab. Keberlanjutan keutuhan, keindahan, keteraturan, ketertiban segala karya ciptaan Allah itu adalah tugas orang percaya masa kini. Allah berkehendak segala karya ciptaan-Nya memuliakan Dia karena itu harus bebas dari kehancuran dan kekacauan.
Manusia memang ibarat sebutir pasir di
tengah-tengah jagat raya yang penuh galaksi menakjubkan. Di satu sisi, alam lebih kuat dan mampu menaklukkan manusia.
Siapa bisa menjinakkan badai gurun, tornado, gempa bumi, tsunami dan letusan
gunung berapi? Namun Allah memberikan kemuliaan sebagai
citra-Nya dan karunia bagi manusia untuk menaklukkan alam. Kemuliaan dan
pemeliharaan Tuhan tampak di dalam segala dinamika kehidupan yang terjadi.
Betapa pun dahsyat dan menakutkannya fenomena alam serta hewan-hewan yang ada, kuasa
Tuhan melampaui semua itu. Dalam
kesibukan kita, marilah kita menyediakan waktu dan berhenti sejenak, merenung, menikmati dan bersukaria di dalam
keagungan dan semarak Tuhan. Memuji Tuhan sebab Dia mengenal kita dan peduli
kepada kita. Karena itu marilah bersiap untuk menyaksikan kebesaran Tuhan melalui
Pesta Kerja rani tahun ini. Jelas langit dan bumi pujilah Tuhan, sebab Dia
ciptakan semuanya, keagunganNya mengatasi langit dan bumi, sembah sujud di
hadapanNya
Shalom... haleluya, terpujilah Sang Raja segala Raja yang Maha tinggi... Amin
BalasHapus