Renungan hari Senin tgl 27 Des 2021
Syalom,
selamat pagi, dan berdoa: …………
Renungan
hari Senin tgl 27 Des 2021
Kebaikan
itu seperti cahaya, sekecil apa pun akan terlihat, meski seluruh ruangan gelap.
Yesaya
60: 1
Bangkitlah,
menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu.
Manusia harus sadar bahwa kita tidak dapat
hidup tanpa terang, itulah sebabnya di awal penciptaan Allah lebih dahulu
menciptakan terang. Ketika kita tinggal
dalam kegelapan, kita akan merasa gelisah, lalu mulai emosional dan kehilangan
kendali diri. Jika keadaan ini terus dibiarkan, dapat menjadi ancaman bahkan mengalami halusinasi. Bahkan,
di titik yang paling ekstrem, kehilangan keinginan untuk hidup. Ketiadaan
cahaya dalam rentang waktu yang panjang, dapat menjadi penyebab hilangnya
pengharapan. Israel saat kembali dari Babel ke Yerusalem. Semua yang
mereka lalui membuatnya meragukan kasih Allah. Daya lihat mereka terhadap janji
Allah pun memudar. Ketika itulah, melalui nabi Yesaya, Allah memberikan pengharapan yang dapat menerangi hatinya. Seruan
ini untuk mengingatkan Yerusalem supaya sadar bahwa terang kemuliaan Tuhan
sesungguhnya telah terbit atas mereka. Sayangnya masih saja ragu dan berpikir, mungkinkah apa
yang telah runtuh dapat kembali pulih seperti sedia kala. Itulah sebabnya,
mereka terkesan seperti maju-mundur atas tugas besar yang Tuhan telah
percayakan, yakni membangun Yerusalem kembali.
Dunia ini selalu dilanda oleh badai ketakutan,
sehingga ada banyak orang-orang yang sepanjang hidupnya penuh dengan keraguan,
kekhawatiran seperti: takut gagal, takut
mati, takut dikucilkan orang lain, takut kehilangan
pekerjaan dsb. Tuhan tidak pernah memberikan roh ketakutan kepada
anak-anak-Nya, sebab Roh yang dimiliki oleh Tuhan adalah Roh yang membangkitkan
dan memberikan keberanian (2 Tim 1:7). Oleh sebab itu jangan sampai rasa takut
itu menguasai seluruh kehidupan sebab, ketakutan dapat mencuri sukacita dan
dapat melemahkan iman kita, Apapun persoalan, yang kita
hadapi jangan pernah takut karena Yesus telah lahir
bagi setiap orang yang percaya. Terang
yang dari Tuhan adalah suatu kebenaran, dan mendatangkan kebaikan, sebab itulah
Firman Allah berkata "Kalahkanlah
kejahatan dengan kebaikan. Pada pihak lain sering sekali kesulitan hidup kerap
membuat sekeliling kita terasa gelap, meskipun demikian, Tuhan tidak pernah
menghendaki kita terdiam terus dalam
kegelapan. Saat Tuhan mengangkat kita menjadi anak-Nya, Tuhan bukan hanya
memberikan terang-Nya untuk tinggal di dalam kita, tetapi juga memberikan identitas baru yakni sebagai terang dunia. Maka
dari itu, bangkitlah dari keterpurukan. kerjakan pemulihan, Tuhan terus menyediakan berkat yang dapat membawa
sukacita sejati dan diberikan tepat pada waktu-Nya. Amin
Kita Bernyanyi "Seribu Lilin" dan diakhiri dengan doa.
Komentar
Posting Komentar