Renungan tgl 18 Nopember 2023

 Syaloom dan salam sejahtra, dan Tuhan tetap memberkati. Mari berdoa: 

Jakobus 1:27

Ibadah yang murni dan yang tak bercacat  di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi  yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia 


    Kesalehan seseorang bukan hanya diukur dari perilaku kita tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari sebab ibadah adalah keseluruhan kehidupan, sehingga tidak dicemarkan oleh dunia. Yakobus memandang dunia sebagai sebuah cara pikir yang menentang Allah. Dengan demikian, orang-orang percaya perlu mengalami pembaruan akal-budi, supaya tetap mau  menolong  tetap memiliki  kasih;  dan  kasih  itu  bukan  untuk  diri sendiri,  melainkan bagi dunia ini. 


     Ibadah yang murni dan sejati harus memiliki tendensi dalam beberapa dimensi hidup yaitu  mengasihi,  melayani,  sebagai  upaya  untuk  melestarikan dan menciptakan rasa  persaudaraan  dengan  sesama manusia.    Sampai  saat  ini  kemiskinan  tetap  ada,  dengan keadaan inilah Tuhan membangunkan iman kita untuk terus setia  dengan bersukacita memberi  dan setia untuk mengasihi.  Apa arti ibadahmu bila hanya mengasihi diri dan keluargamu saja? Mari bangkitlah dan ikutlah dalam melayani Tuhan pada hari ini.   


Mari berdoa: 
Salam sehat, Tuhan Yesus Memberkati. 



     

Komentar

Postingan populer dari blog ini