Syalom……….
Tgl 07 Oktober 2025
Yesaya
40: 31.
Tetapi
orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru:mereka seumpama
rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak
menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.
Perlu disadari
bahwa beban hidup ini selalu berat untuk kita pikul secara pribadi. Kadang
harus berhenti, bukan berarti kita menyerah dalam keadaan, tapi memberi kesadaran bahwa hidup bukan
masalah berapa kuat kita bekerja atau melayani tetapi seberapa besar kita
menggantungkan hidup kepada Tuhan. Disaat itulah Tuhan memberi kekuatan,
sehingga kita dapat maju melewati setiap badai dengan penuh kelegaan. Di saat “lelah” carilah kelegaan dalam Tuhan dan
berdoalah minta kekuatan agar Dia dapat memulihkan kita.
Ketenangan yang
sejati tidak datang dari situasi yang nyaman, hidup serba mewah dan berkecukupan, tetapi datang
dari hubungan yang mendalam dengan Tuhan secara pribadi, baik dalam doa maupun dari kuasa firman-Nya, yang bertahta bagi kita.
Ingatlah bahwa hanya Tuhan saja sebagai sumber kekuatan, sumber petolongan, sumber
penghiburan dan juga penopang hidup yang
sejati. Berhentilah disaat “lelah” dan berserah kepada Tuhan maka semangat baru
akan terus mengalir, disanalah kita menikmati kebaikan Tuhan.
Komentar
Posting Komentar