Renungan 17 Pebruari 2026
Tgl 17 Pebruari 2026.
Yesaya
42:6b-7a
Aku
telah menjaga engkau dan menjadikan engkau perantara perjanjian bagi umat
manusia, terang untuk bangsa-bangsa, untuk membuka mata yang buta
Nabi Yesaya
menubuatkan sosok pemimpin, yang yang dapat menjadi terang bagi bangsa-bangsa
dan membuka mata orang-orang buta; bukan hanya kebutaan fisik, tetapi juga
kebutaan rohan. Nubuatan itu digenapi
dalam diri Yesus Kristus. Keteladanan hidup-Nya selama di dunia dan
kesetiaan-Nya hingga mati di kayu salib, telah membuka mata manusia yang selama
ini telah dibutakan oleh dosa hingga tidak dapat melihat terang kebenaran.
Tetapi dengan Firman Allah dalam Kristus telah membukakan mata, hati dan
pikiran manusia sehingga mampu berjalan dalam jalan keselamatan dari pada Allah.
Kita hidup di
tengah dunia yang sesak oleh kerusakan moral, banyak orang mengalami kebutaan
rohani. Mereka tidak tahu arah, akhirnya
berjalan dalam kebinasaan. Sebagai orang yang telah dicelikkan Kristus, kita
dipanggil untuk menjadi terang yang dapat membuka mata hati orang-orang yang
buta akan kebenaran. Bukan hanya lewat kata-kata, tetapi juga melalui tindakan
nyata. Keteladanan hidup adalah "mata" bagi mereka yang belum melihat
terang Kristus. Hanya dengan hidup dalam Kristuslah dapat membuka
mata hati orang lain untuk melihat kebenaran sejati. Jadilah surat yang dapat
dibaca agar kemuliaan Allah semakin nyata.
Komentar
Posting Komentar