Renungan 18 Pebruari 2026

 

Syalom………

Tgl 18 Pebruari 2026.

Roma 12:9.

“Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.”

 

  Di tengah budaya yang sedang berkembang manusia selalu dipenuhi oleh kepentingan. Kasih hanya dipakai sebagai alat: mendapat posisi, pengaruh, atau keuntungan. Karena itu kasih yang sejati tidak boleh palsu atau pura-pura sebab itu adalah racun rohani dari luar tampak baik, tetapi didalamnya kosong. Yesus tidak pernah mengasihi dengan topeng melainkan rela disalahpahami, ditolak, bahkan disalibkan. Kasih-Nya tidak berubah meski tidak berbalas.  Disan akita lihat bahwa kasih Kristus bukan sekadar  kata-kata lembut, tetapi keberanian untuk berkata tidak pada dosa, termasuk pada kemunafikan.  

 

Kasih sejati selalu memilih kebenaran, meski itu menyakitkan dan menuntut pengorbanan. Dari sanalah Kristus tetap mencari manusia  yang mau  percaya dengan tulus,   kasih yang konsisten, bukan musiman. Ditengah-tengah zaman ini banyak terjadi pencitraan dimana senyum mudah dipamerkan, tetapi kejujuran makin sulit ditemukan. Orang bisa tampak rohani, aktif melayani, fasih berbicara tentang kasih, namun hatinya penuh kepentingan, iri hati, dan perhitungan.   Kiranya Roh Kudus menolong, agar kita tetap dalam kasih sejati, yang dapat membawa hidup dalam damai sejatera. 


Tuhan Yesus Memberkati. 


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini