Renungan 19 Pebruari 2026
Tgl 19 Pebruari 2026.
Matius
7:12:
“Segala
sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian
juga kepada mereka.”
Sering kali kita
berpikir bahwa ayat ini hanya berbicara tentang perbuatan baik. Kita berpikir
bahwa jika kita memperlakukan orang lain dengan baik, maka kita pantas menerima
perlakuan yang sama. Yesus tidak pernah mengatakan bahwa hasilnya pasti
demikian, sebab kebaikan bukan transaksi. Ini
adalah panggilan untuk mengasihi dengan tulus, terlepas dari bagaimana orang
lain merespons kita. Kasih Yesus tidak bergantung pada bagaimana orang
memperlakukan-Nya, tetapi perbuatan dan kasih-Nya
adalah keputusan yang berasal dari hati dengan penuh kebajikan yang harus
dilakukan.
Menyadari
hal ini, berarti harus kita bersedia melepaskan ekspektasi diri, dengan belajar memberi dan berbagi kasih tanpa
syarat. Sebab untuk mengasihi harus siap
mengampuni yang berarti membiarkan orang lain menyakiti, lagi dan lagi, tapi selalu
melepaskan beban yang tidak seharusnya dipikul. Sekarang kita harus melangkah
dengan hati yang lebih ringan, melepaskan segala dendam yang membebani. Melepaskan
pengampunan bukan hanya membebaskannya dari masa lalu, tetapi juga membebaskan
diri agar melangkah maju. Sekarang yang
terpenting bukanlah bagaimana orang lain memperlakukan kita, tetapi bagaimana kita
memilih untuk tetap setia pada prinsip kasih Yesus, yakni bersukacita untuk
mengasihi.
Komentar
Posting Komentar