Renungan 05 Maret 2026
Tgl 05 Maret 2026.
Daniel
1:8
Daniel
bertekad untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur
yang biasa diminum raja. Ia pun meminta kepada pemimpin pegawai istana agar
diizinkan untuk tidak menajiskan dirinya.
Percaya
membutuhkan komitmen kepada Allah bukanlah sekedar kata, tapi tindakan nyata. Iman
terus diuji ketika tidak ada yang melihat, ketika tekanan datang, ketika
keputusan membawa konsekuensi. Daniel bersama temannya dibawa ke istana Babel
untuk dididik ditengah budaya asing Namun,
di tengah kemewahan istana dan tekanan, Daniel mengambil keputusan penting: ia
berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja. Komitmen Daniel adalah cermin dari integritas
seorang anak Tuhan yang tidak mudah terbawa arus. Ia tidak menunggu situasi
ideal untuk taat, tapi memilih setia di
tengah tantangan. Komitmen ini terjadi karena
dia sudah mengenal Allah.
Kita pun hidup di
zaman di mana nilai-nilai iman sering dikaburkan oleh tawaran dunia. Godaan
untuk kompromi datang lewat hiburan, relasi, pekerjaan, dan bahkan cita-cita
pribadi. Namun, seperti Daniel, kita dipanggil untuk berketetapan hati membuat
keputusan setiap hari untuk tetap hidup kudus dan berkenan di hadapan Allah. Hati-hati jangan sampai menukar komitmen
kepada Allah demi kesenangan sesaat. Ketika dosa dan kejahatan terjadi maka buahnya pasti akan diterima atas
keluarga kita. Karena itu berserahlah
pada Tuhan maka Allah menjadikan kita kuat dalam kasih sejati.
Komentar
Posting Komentar