Renungan 16 Maret 2026
Tgl 16 Maret 2026.
Masmur
93:5
Peraturan-Mu
sangat teguh; bait-Mu layak kudus, ya Tuhan, untuk sepanjang masa.
Di
tengah ketidakpastian, pemazmur menegaskan satu kepastian, yaitu bahwa Tuhan
telah menjadi Raja sejak dahulu kala, takhta-Nya tegak untuk selama-lamanya. Dari sini kita belajar bahwa kemuliaan Allah
bukan hanya pancaran kuasa, melainkan juga ketertiban yang dapat memberi damai.
Dunia saat ini yang gelisah dengan krisis ekologi, banjir informasi, dan
ketegangan sosial, seakan menggemakan deru air yang mengamuk. Namun pemazmur
mengingatkan bahwa air yang deras pun tahu kepada siapa ia tunduk. Tuhan sedang berbicara tentang
keterbatasan manusia, karena itu janganlah pusatkan hidup pada ego, melainkan kepada
sang Raja yang kekal, dan yang maha Kuasa.
Ketika arus banjir sering menggoncang hidup manusia, maka ia datang
berupa tekanan, ancaman atau kekacauan
sosial. Pemzmur
datang untuk meneguhkan hati dan iman, bahwa
keteguhan hati bukan berasal dari kontrol diri atau sistem manusia, tetapi dari
pengakuan bahwa Allah yang berkuasa. Hidup percaya berarti belajar berdiam dalam
keyakinan, dan dibalik riuhnya dunia, ada Raja yang tetap bersemayam dan
menata segalanya dalam kasih. Karena itu, di tengah arus perubahan yang tak
menentu, iman menjadi jangkar yang dapat menghadirkan ketenangan,
sebab Allah tetap bertakhta dan memegang kendali atas segala yang ada.
Komentar
Posting Komentar