Renungan 18 Maret 2026 2026
Tgl 18 Maret 2026.
Masmur
59:17
Tetapi,
aku mau menyanyikan kekuatan-Mu, pada waktu pagi aku mau bersorak-sorai karena
kasih setia-Mu
Pemazmur menyadari
bahwa balas dendam tidak akan menghasilkan sesuatu yang benar, sebab hanya Allah saja yang dapat melahirkan keadilan
sejati. Menariknya, ketika ada orang menarus kebencian, dia tidak dikuasai
pekikan amarah, melainkan nyanyian
pujian, karena hatinya dipenuhi kasih setia Tuhan. Pemazmur mengajarkan bahwa
ketenangan sejati lahir bukan dari hilangnya masalah, tetapi dari kesadaran
akan kehadiran Allah. Viktor Frankl, profesor neurologi berkata: manusia dapat bertahan menghadapi
penderitaan apa pun asalkan ia menemukan makna didalamnya. Bagi pemazmur, makna
itu terletak pada kasih setia Allah yang tidak pernah berubah.
Dalam perjalanan hidup , banyak sekali datang mengancam seperti krisis moral, ketidakadilan, intimidasi, bahkan kecemasan batin. Ingatlah bahwa kita bisa tetap tenang, bukan karena masalah lenyap, tetapi karena Allah menjadi benteng yang kokoh, kekuatan yang menopang, dan janji-Nya tidak pernah gagal. Marilah kita belajar dari pemazmur, mau menyerahkan keadilan kepada Allah, dengan nyanyian syukur. Di situlah kita menemukan bahwa intervensi Allah bukan sekadar membalikkan keadaan, tetapi menghadirkan kekuatan batin untuk berjalan dengan tenang. Nikmatilah kasih dan berkatNya.
Komentar
Posting Komentar