Renungan 23 Maret 2026
Tgl 23 Maret 2026
Masmur
37:8
“Berhentilah
marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada
kejahatan“
Amsal 14:29-30: “Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi
siapa cepat marah membesarkan kebodohan. Hati yang tenang menyegarkan tubuh,
tetapi iri hati membusukkan tulang Kemarahan dan keirihatian bagaikan sel kanker
yang menyebar dan merusak organ-organ tubuh. Jika semakin dipendam, dibiarkan,
lama-kelamaan akan semakin menjalar sehingga damai sejahtera di hati pun pudar.
Secara jasmani, ketika emosi terus mengganjal, makan terasa tidak enak dan
tidur pun tidak pulas. Pemazmur mengingatkan bahwa kemarahan yang terus
dibawa-bawa sesungguhnya menjerumuskan kita pada kejahatan. Itulah sebabnya penting
belajar dan melatih diri untuk sabar dan rendah hati. Percayalah kepada Tuhan sebab
Ia pasti akan bertindak.
Tanpa sadar, perkataan yang dilontarkan dalam kemarahan bagaikan pisau yang menusuk, menyakiti hati orang. Janganlah kita bertindak seolah kita di posisi Tuhan yang berhak memberikan hukuman. “Marah” mencerminkan pergumulan hati yang dialami setiap orang. Tetapi belajarlah menenangkan diri, duduk tenang, serta mempercayakan segala sesuatunya ke tangan Tuhan sebab pembalasan adalah hak Tuhan, maka di saat itulah Tuhan bekerja Jangan sampai janji-janji Tuhan terhalangi oleh sulutan emosi yang tak terkendali. Hendaknya kita dapat saling menahan diri agar tidak mudah terpancing bujukan dosa melalui kemarahan, tetapi tetap tenang dan berserahlah padaNya.
Komentar
Posting Komentar