Renungan 13 Maret 2026

 

Syalom………

Renungan 13 April 2026

Amsal 13:12

Harapan yang tertunda menyedihkan hati, tetapi keinginan yang terpenuhi adalah pohon kehidupan.

 

 Suatu pengakuan yang jujur bahwa setriap penantian selalu melelahkan jiwa, tapi justru di sana letak potensi pertumbuhan iman yang besar. Penantian sering kali menjadi tempat pergumulan secara manusiawi, tetapi juga sebagai ruang paling mengubahkan. Secara umum manusia selalu menghindari penderitaan, tapi Tuhan justru hadir di tengah penderitaan, bukan hanya memberi solusi, tapi mengundang kita kepada perjumpaan. Bukan hanya situasi, tapi suasana hati. Iman membantu kita melihat bahwa keterlambatan bukanlah akhir, tapi jalan untuk membuka pintu-pintu baru, bahkan saat pintu lama sudah tertutup.  

   

Mungkin benar: Tuhan sengaja “terlambat.” Tapi, bukan karena Dia lupa, melainkan karena kasih-Nya cukup besar untuk tidak menyerahkan kita pada kepuasan instan. Dia ingin kita dibentuk, bukan hanya dipuaskan. Seiring pertumbuhan rohani, iman bukan lagi alat kontrol, tetapi kerangka makna  bahwa Allah tetap menopang disaat hidup berjalan di luar kendali. Salah satu penyebab dari ketakutan akan “terlambat” adalah karena kita mulai mengukur dari performa. Dunia menyuruh kita cepat-cepat berhasil, sebab iman mengajak kita berjalan, bukan berlari.  Dalam kehidupan Kerajaan Allah, kecepatan bukan ukuran utama, tetapi kesetiaan. Marilah kita belajar melihat dengan iman maka semuanya berjalan menjadi yang baik. 


Tuhan Yesus Memberkati. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini