Renungan 17 April 2026

 

Syalom………

Renungan 17 April 2026

Masmur 127:2

Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah, sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

 

 Sabat berarti beristirahat dengan mensyukuri cara Allah bekerja bersama umat-Nya.   Sabat berarti juga mengandung maksud yang indah dari  Allah, yakni sebuah undangan untuk menikmati hidup yang lebih utuh. Inilah kerinduan Allah, agar kita beristirahat dan mendapatkan kelegaan. Jika  kita  berbeban berat, mungkin perlu berhenti dan meminta Allah menolong kita untuk menyadari  begitu banyaknya beban dan tanggung jawab yang tidak seharusnya kita tanggung. Kita harus sadar bahwa Allah menciptakan tubuh kita dengan batasan-batasan  kegiatan fisik, seperti tidur, makan, minum,  dsb.  Dia juga merancang untuk tidur selama delapan  jam   setiap hari. Sang pemazmur menyatakan bahwa istirahat adalah karunia Allah.

 

Tuhan mengajarkan bahwa untuk segala sesuatu ada waktunya.  Ada waktu untuk bekerja, maka harus ada waktu untuk beristirahat. Tubuh bukanlah mesin yang bisa dipaksa bekerja non-stop. Tubuh kita adalah bait Allah yang harus dirawat dan dipelihara dengan baik agar tetap memuliakan Tuhan. Jangan terjebak kebiasaan dunia bahwa untuk sukses dan diberkati,  kadang harus mengorbankan waktu tidur yang sebenarnya penting untuk kesehatan tubuh. Oleh karena itu, saat waktunya bekerja, bekerjalah dengan maksimal, dan di saat waktunya tidur, tidurlah dengan maksimal. Jangan lupa untuk senantiasa menjaga tubuh dengan baik sesuai perintah-Nya, sebab Tuhan memberikan berkatNya kepada yang dicintai-Nya walau disaat tidur.  


Tuhan Yesus Memberkati. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini