Renungan 22 April 20206
Syalom….
Renungan,
22 April 2026
Yohanes
16:33b
Dalam
dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah
mengalahkan dunia.
Pertemuan Yesus
dengan muridNya, mengalami suasana penuh dengan ketegangan, sebab bayangan
perpisahan, pengkhianatan, dan penderitaan sudah semakin dekat. Kepergian Yesus
membuat hati mereka menjadi campur aduk antara takut dan tidak percaya terhadap
apa yang sedang dan yang akan terjadi bagi mereka. Itulah sebabnya Yesus menenangkan hati para murid-muridNya: Aku
telah mengalahkan dunia. Walaupun di dunia ini penuh penderitaan dan tekanan,
namun Yesus memberikan perspektif baru, yakni ada damai sejahtera yang lahir
dari kemenangan-Nya pada salip. Kuasa Allah tidak akan pernah membuat manusia
menjadi penakut, tetapi menjadi seorang petarung yang tangguh dalam menghadapi
setiap tantangan.
_
Hidup dalam damai sejahtera bukan
berarti hidup ini tanpa masalah, justru
tetap menghadapi berbagai penolakan dan aniaya. Namun, di balik semua itu, ada
kepastian yang menguatkan, bahwa mereka tidak berjalan sendirian. Saat tertekan, tetaplah teguh, saat merasa
takut, tetaplah percaya. Damai Sejahtera Allah nyata karena Dia sendirilah
sumberNya. Ketika kita putus asa,
ingatlah: berapa banyak pertolongan Tuhan yang telah kita terima dan rasakan
sepanjang hidup? Mari tinggalkan sikap bebal dan tidak mengulangi
kesalahan yang sama. Solusi itu sebenarnya ada di dekat kita, sebab Tuhan, sering kali menunggu setiap anak-anaknya datang meminta
pertolongan. Berserahlah.
Komentar
Posting Komentar