Renungan 28 Mei 2026
Syalom…..
Renungan
28 April 2026.
Pengkhotbah
8:8a
'Tiada
seorang pun berkuasa menahan angin dan tiada seorang pun berkuasa atas hari
kematian.
Kematian adalah
realitas yang tidak pernah bisa diprediksi kapan terjadi karena ia tidak mengenal usia, status dan jenis
kelamin. Karena itu jangan pernah
berkata aku masih muda, masih sehat, anak-anak masih kecil dsb. Justru kematian bisa datang sewaktu-waktu maka kita
harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya,
Hidup dalam pertobatan harus dilakukan setiap saat dan setiap hari, sebab kita tidak
dapat mempertahankan hidup, apalagi memilih hari kematian. Hanya
Dia yang dapat menyelamatkan dalam hidup dan mati. Apa yang harus kita lakukan?
Berjalanlah dengan rendah hati, hiduplah bergantung kepada-Nya, yakni dengan bersandar
pada hikmat Allah, Jangan menyangkal
kematian dan persiapkanlah iman untuk
menghadapinya.
Jika selama ini
tujuan hidup kita hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan jasmani, tetapi kini
harus memerbaharui tujuan hidup kita dengan meneladani Yesus yang memiliki
tujuan hidup yakni menyenangkan hati Bapa. Kita
harus berpikir bahwa hari ini adalah hari terakhir bagi kita dan besok sudah
tidak ada kesempatan lagi. Dengan
demikian kita akan menghargai waktu sedemikian rupa dan menjadikan setiap hari
sebagai suatu kesempatan yang berharga untuk memerbaiki hidup dengan
perkara-perkara di atas. Bagi orang percaya, kita terus mengumpulkan harta di
sorga, maka kematian tidak lagi menakutkan, melainkan sebuah keuntungan besar.
Jadilah orang yang bijaksana agar kita memiliki kepekaan untuk selalu melihat penyertaanNya.
Komentar
Posting Komentar